AMBON, Siwalimanews – Sebagian pengungsi pasca gempa 7,5 skala richter yang melanda Maluku Barat Daya masih bertahan ditenda pengungsian.

Guna membantu meringankan beban penderitaan, Pemda MBD menerjunkan tim menyalurkan bantuan yang dipimpin Wakil Bupati Agustinus Kilikily ke Kecamatan Dawelor Dawera, Babar Timur dan Babar Barat.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati MBD Agustinus Kilikily kepada perwakilan warga ke Desa Letmasa, Kecamatan Dawelor Dawera.

Ia mengaku ada 18 jenis logistik bantuan pemerintah yang dibagikan kepada 159 kepala keluarga di tiga kecamatan tersebut.

“Sesuai arahan pak Bupati Benyamin Thomas Noach bantuan untuk segera diyalurkan ke daerah terdampak, maka hari ini kita tiba dan langsung disalurkan,” terang Wabup Agustinus dalam rilis yang diterima Siwalima, kemarin.

Baca Juga: Proyek 2022 Dikerjakan 2023, Joel Toisuta Tuding ada Warga Sakit Hati

Ia menjelaskan secara keseluruhan ada 159 kepala keluarga dari sepuluh desa terdampak yang menerima bantuan dari pemerintah yakni di Desa Watuwei, Ilmarang, Welora, Letmasa, Nurnyaman, Kokwari, Wakpapai, Manuweri, Hertuti dan Desa Lewa.

“Kita bersyukur karena penyaluran bantuan dapat berjalan hari ini. Terdapat beras 3,6 ton, mie instan 1.728 bungkus, gula pasir 284 kg, 30 kg gula pasir merah, 35 tenda gulung, 134 matras, 56 kids ware, 28 peralatan dapur, 100 paket sandang bayi dan sandang dewasa serta masih banyak lagi barang lainnya yang disalurkan,” rincinya.

Pasca gempa, Pemkab MBD langsung bergerak cepat mengumpulkan data dan informasi yang kemudian dirampungkan untuk kepentingan penetapan status tanggap dan penyaluran bantuan logistik.

Agustinus mengatakan, status tanggap darurat penanganan bencana gempa bumi selama 14 hari kedepan. Itu berarti, pemerin­tah perlu melakukan upaya pena­-nganan keadaan darurat yang bersifat cepat, tepat dan terpadu, sesuai dengan standar masa siaga darurat ke masa pemulihan.

“Status tanggap darurat yang telah ditetapkan Bupati harus menjadi spirit bagi semua elemen untuk saling bahu membahu dan saling tolong-menolong agar secepatnya kembali pulih dan kehidupan normal,” ujarnya.

Kepala Desa Watuwei, Erleli Wardulianus saat mendampingi Wakil Bupati MBD, di tempat pengungsian, Gunung Loyrola, menyampaikan, penghargaan dan ucapan terima kasih bagi pemerintah yang sudah hadir.

“Kami sangat berterima kasih apalagi, bapak wakil bupati yang langsung hadir mewakili Pemkab MBD disini. Kami sangat bersyukur dan puji Tuhan,” ungkapnya.

Ia berharap, adanya perhatian serius dari pemerintah bagi mas­-ya­rakat di desa-desa terpencil se­-hingga penanganan darurat ben­-cana dapat dilakukan secepatnya.

Hadir juga Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Agus Tenlima, Pasiops Kodim 1511/Pulau Moa Lettu Inf. Lius Pritel Sagulani, Kabag SDM Polres, Noldy Pattimahu, Sekretaris BPBD Ardon Loyra, Kebag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan, Anna Balthasar, Camat Dawelor Dawera, Marthen Romode, Camat Babar Timur, Yan Z. Noach, anggota TNI-Polri serta masyarakat dan para kepala desa setempat. (S-09)