Memastikan harga sejumlah barang kebutuhan masyarakat itu aman, Penjabat Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa mengajak sejumlah pimpinan OPD turun ke Pasar Binaya.

Kunjungan orang nomor satu di Bumi Pamahanunusa ke pasar menjadi yang pertama sejak ditunjuk sebagai bupati oleh gubernur pekan kemarin.

Sesuai arahan pemerintah pusat lewat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, diminta untuk melakukan langkah cepat menekan laju inflasi di masing-masing daerah.

Kehadiran mantan sekda Malteng itu di sambut sejumlah pedagang di pasar binaya sekaligus berdialog langsung, Selasa (19//9).

Dirinya tidak sendiri tetapi ditemani Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Fadli Tuarita, Kadis Infokom J Tomasoa, Kabag Umum Rus Latuconsina, Kabag Humas N Halattu.

Baca Juga: Bupati Lantik Kepala Desa Nusiata

Pantauan Siwalima, Inspeksi mendadak ditemukan harga beras masih cukup tinggi. Harga beras kemasan 10 kg sebelumnya dijual Rp115.000 melonjak menjadi Rp125.000.

Harga cabe rawit yang sebelumnya Rp 30.000/kg merangkak naik menjadi Rp40.000. Minyak goreng kemasan berbagai merek juga naik dari sebelumnya Rp14.000/liter menjadi Rp18.000/liter.

Sedangkan harga kebutuhan lain seperti telur ayam, sayur-sayuran, gula pasir, terigu dan sebagainya relatif stabil di Pasar Binaya.

Dalam sidak itu juga penjabat bupati sempat melakukan interaksi dengan sejumlah pedagang di Pasar Binaya.

Pejabat juga menanyakan harga barang kebutuhan kepada para pedagang. Usai berinteraksi dirinya juga membeli bahan kebutuhan dari pedagang.

“Jadi langkah yang diambil pa penjabat bupati turun ke pasar sebagai upaya pemerintah mengendalikan inflasi,” ujar Sekretaris Dinas Perindag Malteng Fadly Tuarita kepada wartawan usai sidak.

Menurutnya langkah yang dilakukan penjabat bupati adalah wujud dari upaya pemerintah kabupaten mengendalikan inflasi.

“Langkah pak pejabat ini memang untuk mengendalikan inflasi dengan turun langsung untuk melihat situasi pasar dan mengetahui harga barang, jelasnya.

Fadly menyebutkan secara umum harga barang kebutuhan di Pasar Binaya Masohi berada relatif stabil.

Sesuai arahan penjabat bupati, pihaknya akan terus berupaya membangun koordinasi dengan pedagang agar buffer stok tetap tersedia guna menjamin kestabilan harga di pasaran.

“Tentu akan ada tindak lanjutnya dengan terus berkomunikasi dan koordinasi dengan pedagang agar buffer stok tetap tersedia. Harga barang dapat terpantau dan aman serta tidak mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Untuk diketahui hadir dalam kegiatan itu juga Dandim 1502 Masohi Letkol Czi M. Jusuf Aksa, perwakilan kejari Malteng dan sejumlah pimpinan OPD. (S-17)