AMBON, Siwalimanews – Akibat dihantam gelombak tinggi, satu unit  longboat mengangkut 28 penumpang tenggelam di perairan Laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (7/8).

Dari 28 penumpang tersebut, 27 ditemukan selamat sedangkan satu penumpang atas nama Herson Launga (28) hilang dan masih tim SAR.

Kepala Kantor SAR Ambon, Mustari dalam rilisnya yang diterima Siwa­lima mengatakan, longboat tersebut berangkat dari Pulau Banda Neira pada Jumat (6/8) hendak menuju fishing ground di Perairan Pulau Banda.

Setelah selesai melakukan akti­vitas memancing dalam perjala­nan pulang longboat tersebut dihantam gelombang tinggi pada Sabtu (7/8) dini hari mengaki­batkan longboat tersebut tengge­lam. 27 dari 28 penumpang yang berprofesi sebagai nelayan berhasil selamat sementara 1 nelayan lain hilang.

“Posisi tenggelamnya longboat tidak jauh dari tepian pantai, te­patnya di depan pantai Desa Tanah Rata. Pada saat longboat tengge­lam pukul 3 dini hari sebagian korban berenang ke tepi pantai, dan sebagian korban lainnya di tolong nelayan yang melintas pada saat itu juga. Sedangkan 1 orang hilang,” jelas Mustari.

Baca Juga: DPRD Tuntaskan Pembahasan LPJ Gubernur 2020

Dikatakan, sebelum hilang korban sempat berenang dengan salah satu temannya menuju tepi pantai, namun karena gelap korban terpisah sehingga teman korban tidak bisa melihat dan mendengar suara korban.

“Korban sempat berenang bersama salah temannya namun terpisah, diduga korban kelela­han dan tenggelam,” ujarnya.

Pasca kejadian itu, lanjutnya, tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian dikoordinat yang diduga hilangnya korban, namun hari pertama pencarian yakni Sabtu (7/8) korban belum ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan Minggu (8/8) dimana tim gabungan dibagi menjadi 2 regu untuk memperluas area pencarian, dengan menyasar sekitar lokasi tenggelamnya longboat.

“Pencarian hari ini dibagi dua tim, tim 1 menggunakan RIB 07 melakukan pencarian dengan jarak -+ 4NM, Heading 33,28° arah Timur Laut dari lokasi kejadian, sementara tim 2 menggunakan longboat masyarakat melakukan pencarian dengan jarak -+ 2NM, Heading 83,23° arah Timur dari lokasi kejadian,” urainya.

Dalam pencarian hari kedua, tambahnya korban belum juga ditemukan, namun pencarian masih terus dilakukan tim SAR gabungan. (S-45)