AMBON, Siwalimanews – Sejak dilincurkan program vaksinasi Maluku, hingga 6 Februari 2021,  baru tercatat 39,66 persen tenaga medis yang telah divaksin atau 5.858 orang.

Padahal jumlah SDM tenaga medis yang harus divaksin di 11 kabupatan dan kota di Maluku sebanyak 14.769 orang yang terdiri dari, Kota Ambon 3.829 orang, Kabupaten SBB 1.241 orang, Kepulauan Tanimbar 662 orang dan Kabupaten Malteng 2.102 orang.

Kemudian Kabupaten Malra 1.258 orang, MBD 1.016 orang, Kota Tual 512 orang, Buru 1.207 orang, Seram Bagian Timur 1.324 orang dan Buru Selatan 727 orang

”Memang baru mencapai 39,66 persen karena belum semua data dilaporkan secara lengkap dari kabupaten/kota,” ungkap Jubir Satgas Covid-19 Maluku Dony Rerung kepada Siwalimanews, Selasa (9/1).

Ia merincikan, untuk Kota Ambon SDM nakes yang sudah divaksin sebanyak 2.205 orang atau 57,59 persen, SBB 785 orang atau 63,26 persen, KKT 415 orang atau 62.69 persen, Aru 496 orang atau 55,67 persen.

Baca Juga: Menag Ajak Umat  Kristen Jaga Keharmonisan Bangsa

Selanjutnya Kabupaten Malteng 493 orang atau 23,45 persen, Malra 470 orang atau 37,36, MBD 47 orang atau 4,63 persen dan Kota Tual 210 orang atau 41,02 persen. Kemudian untuk Kabupaten Buru 317 orang atau 26,26 persen, SBT 420 orang atau 31,72 persen dan Buru Selatan 83 orang atau 11,42 persen.

”Saya optimis, sampai akhir bulan Maret nanti, semuanya sudah tervaksin sehingga dilanjutkan pada tenaga pelayanan publik yang akan dapat giliran divaksin pada bulan April nanti,” ujarnya. (S-39)