AMBON, Siwalimanews – Sedikitnya 33 mahasiswa asal Maluku dinyatakan lolos seleksi program Talenta Inovasi Indonesia yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan berhak menerima beasiswa.

Mahasiswa yang lolos berasal dari Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya, Seram Bagian Barat, Buru dan Kepulauan Aru dengan basis riset ilmu-ilmu eksakta maupun non eksakta sedangkan dari KKT tidak lolos.

Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Mercy Chriesty Barends mengaku program Talenta Inovasi Indonesia merupakan program pendanaan berupa insentif yang diberikan kepada mahasiswa baik pada program sarjana, magister dan doktor dalam mewujudkan inovasi dan kreatifitas, independent yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya percaya mahasiswa dari KKT termasuk dari kabupaten kota lainnya akan lebih mempersiapkan diri untuk seleksi-seleksi selanjutnya”. ujar Mercy dalam rilis yang diterima Siwalima, Kamis (3/2).

Menurut Mercy, program Talenta Inovasi Indonesia yang semula dikelola Kemristek-Dikti, namun setelah dilikuidasi dengan terbentuknya BRIN, kini dilanjutkan oleh BRIN pertahun anggaran 2021.

Baca Juga: Komisi III Desak Pemprov Kembalikan Warga Kariu

“Secara sengaja saya memilih para mahasiwa dari wilayah-wilayah sulit  pada tahap I Program BRIN ini. Untuk memastikan terjadi akselerasi di bidang riset dan inovasi di wilayah 3T, sehingga SDM mahasiwa Maluku menjadi lebih inovatif dan kompetitif serta memperkecil disparitas antara mahasiwa terutama yang di Kota Ambon dengan di wilayah perbatasan,” katanya.

Mercy juga berharap para mahasiwa yang lolos seleksi dapat menggunakan dana beasiswa ini dengan sebaik-baiknya untuk penyelesaian tugas akhir yang berbasis riset sehingga hasilnya dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan teknologi dalam menjawab tantangan pembangunan Maluku ke depan.

Selain itu ia juga berkomitmen untuk meningkatkan jumlah kuota mahasiwa Maluku untuk diseleksi dalam mendapatkan Program unggulan Talenta Inovasi Indonesia di tahun 2022 dan TA selanjutnya.

“Dalam rangka meningkatkan daya saing suatu bangsa, maka inovasi dalam berbahai bidang adalah kata kunci dalam menjawab tantanhan globalisasi,” pesanya.

Untuk diketahui jumlah kuota penerima bantuan beasiswa Talenta Inovasi tahun 2021 sebanyak 2000 dan terbagi 40 kuota perdaerah pemilihan anggota Komisi VII DPR. Dengan setiap penerima bantuan beasiswa mendapat Rp10 juta.

“Alokasinya memang tidak besar, karena beberapa kali dilakukan realokasi dan refocusing anggaran akibat pandemik Covid-19 namun saya percaya insentif beasiswa ini sangat berarti sekali bagi mahasiwa yang sementara menyelesaikan tugas akhir terutama dalam bentuk riset,” katanya.

Saat ini, program tersebut menurutnya difokuskan pada mahasiswa program sarjana dan untuk aplikasi dokumen mahasiswa yang mengikuti program ini wajib dikirimkan melalui website Sistem Informasi Talenta Inovasi.

Mercy juga menyampaikan selamat kepada 33 mahasiswa yang telah lolos seleksi.

“Selamat menyelesaikan tugas akhir kuliah dan semoga riset-riset terapan yang dihasilkan mengharumkan nama almamater,” ucapnya. (S-09)