NAMLEA, Siwalimanews – Tim Kesehatan Satgas Covid-19 Buru pada Selasa (19/5) telah mengambil swab milik 29 warga di kabupaten itu.

Namun, sayangnya swab milik 29 warga ini batal dikirim ke Ambon, lantaran kapal ferry yang akan digunakan untuk mengirim sampel tersebut, telah lebih dulu berlayar, sebelum tim selesai mengambil swab.

“Kita sayangkan hasil swabnya batal dikirim ke Ambon karena kapal ferry sudah berlayar,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Buru Nani Rahim di Namlea Rabu (19/5) malam.

Dijelaskan, dari 29 swab yang diambil hari ini, belum termasuk 17 rekan pasein terkonfirmasi pasien 83 berinisial JS yang pernah kontak dengannya. Mereka ini berdomisili pada satu desa di Kecamatan Waeapo.

“Kita masih fokus selesaikan pengambilan swab di Namlea, sesudah itu pindah ke rekan kontak pasein kasus 83 di Waeapo dan rekan kontak pasien kasus 81 dan pasien 84 di Waekase II serta pasien Kontak 84 di Waelana,” jelas Nani.

Baca Juga: Positif Covid-19 di Maluku Capai 84 Kasus

Menurut Nani, yang sudah ditracking dan hasilnya seluruhnya negatif hanya rekan kontak pasien terkonfirmasi kasus 23 yakni FN.

Untuk  17 rekan pasien kasus 83 berinisial JS ini rencananya swab mereka akan diambil besok.

“Mereka ini kenalan dan tetangga kamar dengan almarhum AS pasien kasus 82 di ruang kelas RSU. Mereka selalu berinteraksi dengan  menantu  AS yang juga positif Covid-19,” jelas Jubir Satgas Covid-19 Buru, Nani Rahim di Namlea, Rabu malam (19/5).

Dijelaskan, satgas mendapat nama rekan kontak pasien JS itu berada di luar Kota Namlea, setelah menelusuri jejak pasien AS saat masih dirawat di ruang kelas RSU Namlea, sejak 6 Mei lalu.

Saat di ruang kelas itu, almarhum AS dirawat bersebelahan dengan seorang yang sedang sakit yang berasal dari Kecamatan Waeapo, berinisial AM. Saat masih dirawat itu, menantu AS yakni JS kenal dengan pasien ini dan diketahui selalu berinteraksi dengannya dan keluarga AM. (S-31)