AMBON, Siwalimanews – Penjabat Walikota Ambon Bo­dewin Wattimena menghimbau warga untuk tetap waspada me­ngingat kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan yang tinggi masih terjadi.

Kata walikota, akibat kondisi hujan deras yang terus terjadi beberapa hari kemarin di wilayah Kota Ambon mengakibatkan terdapat 16 titik longsor.

“Kita belum update hari ini, tapi mudah-mudahan tidak ber­tambah kemarin saya bilang dampaknya tidak besar, artinya lokasi yang tertimpa longsor ini hanya menimpa 1 dan 2 rumah. Jadi dia bukan longsor yang dalam kapasitas yang besar, sehingga dia merusak seluruh area atau lingku­ngan disitu,” ungkap Walikota ke­pada wartawan di Ambon usia kegiatan Gasing yang berlangsung di SMPN 6 Ambon, Sabtu (2/6) .

Menurut Walikota, hal ini masih menjadi warning bagi warga Kota Ambon untuk tetap waspada dan berhati-hati dengan kondisi cuaca ekstrem.

“Pemerintah tetap bertanggung jawab terhadap warganya, tetapi upaya ini mesti dilakukan upaya antisipatif sejak dini. Supaya jangan kita setiap tahun, datang untuk me­lihat dan meninjau lokasi-lokasi bencana,” katanya.

Baca Juga: Pemdes Leku Beli Perahu untuk Nelayan

Pemkot Ambon akan melakukan langkah mempersiapkan dengan baik agar daerah- daerah itu tidak terjadi bencana longsor.

“Karena ada hal-hal sepele, dari awal tidak diantisipasi, tidak ada saluran air lalu air mengalir ketebing lalu longsor,” ujarnya.

Karena itu, dirinya menghimbau warga Kota Ambon untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca ekstrem seperti ini sehingga tidak terjadi korban jiwa. “Kita bersyukur sampai saat ini tidak ada korban jiwa, tandas Wali­kota.

Walikota menegaskan, pihaknya akan tegas terhadap izin memba­ngun, bangunan yang tidak sesuai atau masuk lokasi yang tidak bisa untuk membangun rumah, maka Pemkot tidak akan mengizinkan.

“Untuk Izin mendirikan bangunan ini memang dari dulu diperketat, kita butuhkan partisipasi aktif peran serta dari rukun tetangga maupun rukun warga, karena mereka yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah pada level terbawah dan pada lingkungan masyarakat mesti mereka lebih proaktif. Melihat kalau ada bangunan yang tanpa izin maka mesti dilapor di Pemerintah Kota dan kita hentikan agar urus izin dulu,” ungkapnya.

Siagakan Personil

Menyikapi cuaca ekstrim dan hujan berkepanjangan yang mulai melanda sejumlah wilayah di Pro­vinsi Maluku, Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif  mengerahkan dan menyiagakan personel Polda Malu­ku maupun Polres jajaran untuk membantu warga yang terdampak, seperti bencana banjir, tanah long­sor maupun pohon tumbang.

Orang nomor satu Polda Maluku ini juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menjalankan aktivitas.

“Terkait dengan sikon cuaca saat ini, kami menghimbau warga agar perlu diantisipasi saat ini sudah ada daerah yang terdampak,” katanya.

Kepada warga yang mendiami wilayah bantaran sungai, lereng-lereng gunung dan wilayah rawan lainnya, Kapolda meminta agar selalu waspada dengan kondisi alam yang mulai tidak menentu.

“Polda dan polres jajaran agar selalu siaga personel dan peralatan serta koordinasi dengan BNPB dan Ba­sarnas untuk antisipasi,” ungkap­nya.

Dirinya juga meminta, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, agar senan­tiasa melakukan monitoring dan mengecek sikon di wilayah tugas masing-ma­sing. “Para Kapolsek dan Bhabin­kamtibmas agar cek dan monitoring wilayah masing-masing serta himbau masyarakat untuk waspada khusus­nya dampak banjir dan longsor terutama di malam hari,” pintanya.

Selain itu, Kapolda meminta ke­pada jajarannya agar dapat mem­buka layanan hotline 110 maupun laya­nan-layanan masyarakat lainnya.

“Meski libur panjang Polri tetap siaga bencana dan selalu menjaga kamtimbas di wilayah Maluku,” ungkapnya. (Mg-1/S-10)