AMBON, Siwalimanews – Hingga kini, bantuan sosial (Bansos) bagi warga Kota Ambon masih menjadi masalah, pasalnya masih ada 3000 lebih kepala keluarga (KK) yang belum menerima bansos.

Walikota Ambon, Richard  Louhenapessy didampingi dinas terkait akan menemui Kementerian Sosial membahas bansos tersebut.

“Fakta membuktikan bahwa kurang lebih ada 3000 sekian yang tidak bisa dicover di desa karena keterbatasan dana desa maupun ADD,” ungkap walikota, kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Selasa (4/8).

Dijelaskan, desa-desa yang sampai saat ini belum bisa mengkafer  bantuan bagi warga yang tergolong miskin baru pasca covid-19 itu yakni Desa Batu Merah yang berjumlah 2.611, Negeri Urimesing, dan Waiheru dengan jumlah yang tidak disebutkan angka pastinya.

“Hari Kamis, saya akan didampingi dinas terkait, akan menemui Menteri Sosial,” terangnya.

Baca Juga: Pemkab Bursel Cairkan Anggaran Pilkada 40 Persen

Ia mengungkapkan, pertemuan tersebut sangat penting guna untuk membahas sejumlah permasalahan menyangkut keterbatasan kuota yang dimiliki oleh pemerintah Kota Ambon terkait dengan bantuan sosial kepada masyarakat.

“Saya sudah menyurat kepada Menteri Sosial untuk kita punya kuota yang masih kurang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengirimkan data-data tersebut, membahas menyampaikan itu kepada menteri dan berharap agar masukan tersebut dapat diterima oleh Menteri Sosial.

“Sampai saat ini, Kota Ambon masih kurang 1000 dari kuota yang disiapkan sehingga pertemuan tersebut bertujuan agar hal ini dapat menjadi tanggung jawab kementrian dan mungkin sisanya itu bisa kita subsidikan di APBD kita,” tandasnya. (Mg-6)