AMBON, Siwalimanews – Menyadari  sungguh, bahwa seluruh ASN  terus bertanya terkait dengan hak mereka berupa tunjangan tambahan penghasilan pegawai, maka Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena meminta seluruh ASN pemkot untuk bersabar.

Pasalnya, kebijakan pemkot jelas, bahwa TPP  seluruh ASN di Kota Ambon akan dinaikkan dan disesuaikan dengan kelompok jabatan atau kelas jabatan, yang mana kebijakan untuk menaikkan TPP di tahun 2023, sudah diajukan, dan sementara mengurus persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.

“Bapak-Ibu saya mau cerita, kami di provinsi, juga terjadi hal ini. Kita sampai dengan bulan Agustus baru kita dapat penyesuaian TPP, jadi Januari-Agustus kita tidak dapat TPP, karena menunggu  penyesuaian. Nanti baru kita dapat Apelan. Jadi waktu itu, saya dapat sekali itu 7 bulan, hampir 9 juta. Jadi cerita ini saya mau sampaikan bahwa, bapak-ibu bersabar,” pinta walikota kepada wartawan, di Balai Kota, Jumat (17/3).

Menurut walikota, tidak ada unsur kesengajaan, bahwa pemkot tidak membayar TPP ASN akan tetapi penganggaran TPP  hari ini sudah disesuaikan dengan tujuan, bahwa akan  menaikkannya berdasarkan kelas jabatan.

“Kalau kita bayar dengan TPP yang lama, itu akan semakin sulit bagi kita untuk mengurus kenaikan TPP. Apa yang kami lakukan hari ini, semata-mata untuk meningkatkan pendapatan bapak-ibu. Kalau hari ini belum, mohon sabar, kita menunggu hari Senin, saya tugaskan beberapa orang ke Jakarta untuk menemui Mendagri untuk pengurusan ini. Mudah-mudahan pengurusan tahap akhir bisa segara disetujui. Jadi bukan tidak dibayar,” jelasn walikota.(S-25)

Baca Juga: Tak Temui Kata Sepakat, DPRD Tunda Pembasahan Pasar Mardika