AMBON, Siwalimanews – Tidak ada mantan gubernur dan wakil gubernur Maluku yang menghadiri upcara peringatan HUT Provinsi Maluku ke 76 yang di pusatkan di Lapangan Merdeka, Kamis (19/8).

Mantan Gubernur Maluku seperti Karel Albert Ralahalu, Wakil Gubernur Zeth Sahuburua pada perayaan sebelum-sebelumnya selalu hadir namun tidak terlihat batang hidungnya, padahal mereka adalah pendahulu.

Perayaan HUT Provinsi Maluku kali ini juga tidak di hadiri oleh para bupati dan walikota, hanya terlihat wakil Walikota Ambon Syarief Hadler di tribun bersama dengan forkopimda Maluku dan pimpinan OPD.

Dengan mengenakan pakaian upulatu, Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya menyatakan, peringatan HUT Provinsi tahun ini mengambil tema “Bergerak atasi pandemi Covid-19, Maluku Tangguh Indonesia Tumbuh”.

“Kita harus terus bergerak dan menggerakkan masyarakat, agar lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan serta bersedia mengikuti program vaksinasi,” katanya.

Baca Juga: Warga Waiheru Ditemukan Tewas di Bawah JMP

Pada kesempatan itu dia teringat satu kata mutiara yang mengatakan pada akhirnya seorang pengecut tak akan pernah mau melangkah maju menuju perubahan,

“Seorang yang lemah pun akan sampai pada titik dia selesai dengan upaya dan perjuangan­nya. Sorang pemenang pada akhirnya tak akan pantang menyerah dengan upaya perubahan yang menujuh arah yang lebih baik,” kata Murad.

Selain itu anak muda jangan ke­hi­langan idealisme karena itu har­ta terakhir yang engkau miliki. Jika idealisme bisa di beli karena uru­san dunia maka anda tidak pu­nya harga diri lagi selama-lamanya.

“Jadi anak mudah harus terus realistis saja tapi berpikir optimis, agar kita harus hidup dan tetap hidup serta bermanfaat bagi orang lain,” ingatnya.

Pada kesempatan ini, dirinya juga menyerahkan sejumlah ban­tuan, diantaranya Santunan Jami­nan Kesehatan senilai, Juara Lom­ba Desa Tingkat Provinsi Ma­luku Tahun 2021. Upacara peri­ngatan HUT Malu­ku ke-76 dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Barnabas Natanhiel Orno dan istri, Ina Latu Maluku Widya Pratiwi Murad, Plh Sekda Maluku Sadlie Ie dan forkopimda provinsi, Wakapolda Maluku Jan Leonard de Fretes dan pejabat daerah lainnya. (S-39)