AMBON, Siwalimanews – Sampah pembongkaran pasar Apung 1, 2, dan 3 selama tiga hari sebanyak 30 dump truck. Hal tersebut diungkapkan Kadis Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP)  Kota Ambon, Lusia Izaack.

“Sejauh ini, kita angkut perhari 10 dump truck per hari. Masih ada penambahan lagi kedepan sampai semua selesai,” ungkap Lusia izaack Kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Selasa (27/10).

Izaack menuturkan, peroses pengangkutan sisa puing-puing material lapak dari yang dimiliki para pedagang tersebut diangkut secara manual sehingga akuinya pengerjaan mengalami sedikit kesulitan.

“Kalau kita angkut dengan menggunakan alat, mungkin sudah lebih. Namun, karena kerjanya manual, makanya agak lambat, “ paparnya.

Lagi dirinya menambahkan, selain lambat petugasnya juga harus bekerja dengan ekstra hati-hati dikarenakan puing-puing pasar Apung Mardika yang digusur tersebut ada banyak benda-benda yang sifatnya tajam.

Baca Juga: Perubahan Iklim dan Perikanan Berkelanjutan

“Puing-puing yang terdiri dari besi serta paki dan irisan benda tajam lainnya sangat banyak. Makanya, tidak bisa terlalu terburu-buru dalam proses pengangkutannya, “ tandasnya.

Sementara itu Walikota Ambon yang ditemui di lokasi berbeda mengungkapkan, areal pembongkaran yakni pasar apung 1, 2, dan 3 telah sampai dengan Selasa (27/10), sudah selesai dan bersih.

“Saya baru saja konfirmasi itu jadi, untuk yang areal ketiga itu sudah di bongkar sekarang ya, lalu kita sudah kasi masuk alat berat, alat berat itu yang angkat sampah-sampah. Mudah-mudahan besok kalau Pak Wamen datang tinjau nah itu sudah bukti bahwa kita sudah siap untuk mulai pembangunan pasar baru,” pungkas Louhenapessy kepada wartawan, di Ambon. (Mg-6)