AMBON, Siwalimanews – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyerahkan formulir B1 KWK ke pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Bursel Safitri Malik Soulisa-Gerson Eliaser Selsily (SMS-GES) yang akan bertarung dalam Pilkada Bursel, 9 Desember mendatang.

Wakil Sekretaris DPW PKB Maluku Arifudin mengatakan, bakal calon yang mendapatkan formulir B1-KWK ini merupakan calon yang telah direkomendasikan PKB secara resmi.

“Sebagai ditindak lanjut atas dukungan rekomendasi sebelumnya, maka hari ini kita serahkan formulir B1-KWK. Formulir ini yang akan dipakai untuk mendaftarkan pasangan SMS-GES di KPUD Bursel nanti,” jelas Arifudin, dalam rilisnya, yang diterima Siwalimanews, usai menyerahkan formulir B1-KWK pada pasangan SMS-GES di posko pemenangan, Desa Fatmite Namrole, Selasa (2/9).

Selain menyerahkan formulir dukungan B1-KWK Parpol, pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan kontrak komitmen antara PKB dengan pasangan SMS-GES.

Pada kontrak komitmen tersebut, pasangan SMS-GES diminta untuk komitmen perjuangkan kepentingan masyarakat, baik itu dalam bidang Ideoligi, kesejahteraan masyarakat, bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial keagamaan.

Baca Juga: DPRD Gelar Paripurna Tutup Masa Sidang III

Dalam komitmen ideologi paslon SMS-GES diminta untuk menjaga ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Kebhinekaan, menjaga kerukunan umat beragama dan perbedaan suku dan budaya, mencegah bibit ancaman terorisme dan disentigrasi serta mendorong penguatan kebudayaan nasional.

“Selain itu, komitmen dalam bidang pendidikan, paslon SMS-GES diminta untuk tingkatkan sarana dan fasilitas pendidikan disemua jenjang, memberikan insentif dan penghargaan untuk para guru berprestasi, prioritaskan pemberantasan buta huruf bagi wanita, mewujudkan alokasi anggaran 20 % dari APBD untuk pendidikan,” ujarnya.

Untuk komitmen dibidang kesehatan dan sosial keagaaman kata Arif, pasangan SMS-GES diminta untuk laksanakan program kesehatan gratis untuk rakyat miskin, menurunkan angka stunting, penyebaran Covid-19 dan program desa sehat dengan melibatkan masyarakat.

“Pasangan SMS-GES juga diminta untuk membumikan nilai-nilai Ahlusunnah Wal Jamaah, menghidupkan program diagol antar agama, perbaiki fasilitas rumah ibadah, pemberiaan insentif untuk guru ngaji dan guru agama informal, dan menjalankan program deradikalisasi melalui pembinaan pengurus masjid dan tempat ibadah,” pintanya.

Untuk itu, ia minta pada kader PKB di Kabupaten Bursel untuk fokus bekerja, memenangkan pasangan SMS-GES pada pilkada yang akan digelar, 9 Desember nanti.

“Sebagai komitmen politik, tak ada alasan bagi kader untuk tidak mendukung putusan DPP PKB ini. Seluruhnya wajib berjuang, bekerja keras untuk menangkan paslon SMS-GES, jika ketahuan ada yang membelok, maka akan diberikan sanksi sesuai peraturan partai,” tegasnya.

Ia berharap, para kader PKB di Bursel, baik pada tingkat cabang, kecamatan, desa hingga dusun, bersungguh-sungguh, jangan setengah hati berjuang. Ini amanah Ketum Gus AMI, jadi sebagai kader kita harus ikuti,” himbaunya. (S-16)