AMBON, Siwalimanews- Ruas jalan di Kawasan Gadihu, Kebun Ceng­keh, Desa Batu Merah, Ke­camatan Sirimau, Kota Ambon hingga saat ini belum dapat dilaku­kan karena masih dalam proses lelang.

Plt. Kepala Dinas Pe­kerjaan Umum dan Pe­nataan Ruang Kota Ambon Melianus Latui­hamallo mengungkap­kan, proses perbaikan baru memasuki tahap lelang fisik. Akan tetapi, pihaknya atap akan mem­perjuangkan proses perbaikan.

“Sekarang kan sudah masuk lelang fisik. Kan Kita tidak langsung be­kerja. Tetapi itukan di­lakukan secara tahap. Ada lelang dan seterus­nya sampai diselesai­kan,” tutur Latuihamallo kepada wartawan di Ambon, Jumat (9/4).

Untuk itu dirinya me­minta masyarakat bersa­bar karena proses lelang proyek rehabilitasi jalan di kawasan itu masih dilakukan.

“Kita akan terus upa­ya­kan ini. Karena ini sudah menjadi tang­gung jawab kita. Jangan mengira kita lupa dengan ini,” tandasnya singkat.

Baca Juga: Gepeng Menjamur di Kota Ambon

Akses Jalan Gadihu

Seperti yang diberita­kan sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon Melianus Latui­hamallo mengakui akses jalan di kawasan Gadihu yang sempat menjadi masalah di penghujung tahun 2020 lalu, kini su­dah mulai efektif kem­bali.

“Sudah efektif, jalan sudah seperti biasa, cu­man belum semua spot-spot dituntas,” ungkap­nya kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (2/2).

Dirinya mengungkap­kan, meski begitu penger­jaan jalan Gadihu yaang tadinya direncanakan dilakukan secara daru­rat, namun justru dila­kukan secara permanen.

“Bukan darurat. Kalau darurat kita pakai bomak saja. Tapi pekerjaan as­pal itu lengkap. Pokok­nya semua lengkap,” jelasnya.

Sebenarnya anggaran perbaikan jalan tersebut katanya, masuk dalam tahun anggaran 2021. Tapi untuk memperce­pat, pihaknya benahi menggunakan anggaran Unit Pengelolaan Rutin.

“Sudah dikerjakan kemarin, yang waktu masyarakat demo. Kan diang­garkan baru masuk tahun sekarang. Tapi kita benahi kemarin menggu­nakan anggaran UPR. Jalan seka­rang kan sudah efektif,” tandasnya.

Latuihamallo membeberkan, masyarakat juga turut berterima kasih atas langkah pembenahan yang telah dilakukan PUPR.

“Masyarakat sangat berterima kasih. Bahkan sampai dijalan dibawah saja sudah selesai dikerjakan. Kita benahi yang belum dihitamkan itu, kita kasih normal,” pungkasnya. (S-52)