NAMROLE, Siwalimanews – Pemkab Buru Selatan membagikan kurang lebih 500 paket sembako kepada warga yang terkena dampak langsung akibat Covid-19.

Bupati Bursel Tagop Sudarsono Soulissa menjelaskan, pemberian paket ini diperuntukan untuk mereka yang terkena dampak akibat Covid-19. Paket sembako yang diberikan kepada warga terdiri dari, beras 10 kg, minyak goreng 10 Liter dan terigu 1 kg.

“Jadi pemberian itu untuk orang yang keluarga kena dampak Covid-19 yang terdiri dari ODP, PDP dan positif terkonfirmasi Covid-19. Jadi orang-orang ini yang kita berikan karena mereka akan dikucilkan oleh masyarakat di sekitar mereka,” ujar bupati saat rapat koordinasi pembagian sembako, Senin (20/4).

Dijelaskan, pembagian 500 paket ini bukan bantuan sosial kemasyarakatan langsung, namun akan diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19 itu secara langsung.

“Ini yang nantinya di identifikasi, tidak semua diberikan tapi ini untuk mereka yang terkena dampak saja,” ujar bupati.

Baca Juga: Total 10 Pasien Covid-19 di Maluku Sembuh

Untuk menjaga ketersinggungan masyarakat, lanjut bupati, maka hanya akan diberikan kepada mereka yang memiliki status ODP, PDP atau positif. Bahkan warga Desa Simi pun tidak akan diberikan seluruhnya.

“Jadi sebelum diberikan harus dilakukan pengecekan dengan benar, siapa-siapa yang ditracking kemarin itu yang akan diberikan, di Desa Simi pun tidak seluruhnya menerima,” ucap bupati.

Dijelaskan, yang belum menerima sembako pada gelombang 500 paket ini akan diberikan tetapi dalam bentuk PKH, kemudian bantuan beras pangan non tunai, dan BLT.

“Itu nanti yang masuk di desa-desa. Jadi ini pemda dan pemprov punya kebijakan. Kabupaten punya 80 persen dan Provinsi 20 persen untuk bantuan dampak ekonomi terhadap Covid-19. Itu yang berada di Kota Namrole dan sekitarnya,” tandasnya.(S-35)