AMBON, Siwalimanews – Panitia Khusus Penanganan Covid-19 DPRD, saat ini sementara membahas anggaran Covid-19 yang dialokasikan sebesar Rp 46 milyar.

Pembahasan ini dilakukan dikerenakan, dari total anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 46 miliar, yang sudah terpakai sekitar Rp 39,1 miliar, sementara angka kasus di Kota Ambon terus meningkat.

Ketua Pansus Covid DPRD John Wattimena saat dikonfirmasi Siwalimanews di Baileo Rakyat Belakang Soya, Rabu (16/9) membenarkan bahwa saat ini pansus sementara membahas anggaran penanganan covid.

“Anggaran Covid awalnya ditambah biaya tak terduga Rp 51 miliar, namun direcofusing menjadi 46 Rp miliar,” ungkap Wattimena.

Dari total anggaran Rp 46 miliar itu, yang sudah terpakai hingga 5 September kemarin Rp 39,1 miliar. Oleh karena itu, pansus saat ini sementara membahas apakah sisa dana ini, apakah masih mencukupi sampai dengan bulan Desember tahun ini atau tidak.

Baca Juga: STQ Jadi Wahana Tingkatkan Iman dan Taqwa

Sementara menyangkut Kajian pansus terkait PSBB transisi V, Wattimena mengaku, kajian pansus tetap selaras dengan regulasi yang berlaku.

Munculnya klaster baru juga, dikarenakan kondisi sosial masyarakat yang sebenarnya belum sepenuhnya mentaati protokol kesehatan maupun aturan lainnya yang menyangkut dengan pencegahan Covid.

“Selain itu pansus juga memiliki kajian terhadap gustu, sehingga dilakukannya pertemuan untuk disampaikan analisa epidemologi terkait dengan penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Dengan adanya perpanjang PSBB transisi hingga V saat ini, merupakan hal yang wajar dan maksimal yang dilakukan pemerintah, dikarenakan seluruh  kebijakan yang dilakukan harus dipayungi dengan aturan hukum.

“Kita berharap, pemerintah, masyarakat serta DPRD dapat bekerjasama agar dapat menyelesaikan persoalan pandemi ini,” harap Wattimena. (Mg-5)