AMBON, Siwalimanews –  Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman dan istri Herati Agus Rohman beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Raider khusus 732/Banau, Rabu (20/1/).

Kedatangan orang nomor satu di kodam XVI/Pattimura ini disambut oleh Komandan Batalyon RK 732/ Banau Letnan kolonel Inf Suhendar  Suryaningrat beserta Kabag Umum Pemda Halmahera Barat Safrin Dengo, Kapolres AKBP Tri Okta Hendri Yanto, Kajari Halbar Ny. Salomina Meyke Saliama, Pabung Kodim 1501/Ternate-Halbar Mayor Inf Galih.

Pangdam Agus Rohman dalam arahannya menyampakan terima kasih kepada prajurit yang selesai melaksanakan Satgas Pam Rahwan di Maluku dianggap berhasil.

“Saya katakan berhasil karena minim pelanggaran selama melaksanakan satgas. Berhasil melindingi masyarakat sehingga masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran Satgas, kesadaran masyarakat dengan memberikan senjata baik organic maupun rakitan,” kata pangdam.

Adanya satuan penugasan menurut pangdam, karena kurangnya pemahaman masyarakat ditengah kehidupan bermasyarakat sehingga ada yang bentrok namun dengan adanya satgas yang ditempatkan pada pos-pos Pam Rahwan disitu, agar daerah tersebut menjadi kondusif di daerah yang dianggap rahwan.

Baca Juga: Polda Maluku Diberi Waktu 3 Hari Selesaikan Laporan Keuangan

Selain itu dirinya juga mengingatkan kepada prajurit bahwa TNI punya tugas pokok, polisi juga punya tugas pokok.

“TNI adalah alat negara, Polisi juga alat negara, dalam negara ada rakyat dan pemerintahan sehingga kita TNI dan POLRI adalah pilar-pilar Negara. Kesapahaman kita

adalah NKRI harga mati, sehingga kita harus bersatu dalam Bhineka Tunggal Ika yang berbeda-beda tapi tetap satu, karena meskipun kita memiliki tugas pokok masing-masing namun kita memiliki satu tujuan yang sama-sama menjaga dan melindungi NKRI,” tegasnya.

Dirinya kembali mengingatkan kepada para prajuri untuk tidak mudah terprofokasi karena tidak ada untungnya, malah sebaliknya.

“Tolong kepada prajurit, tentara memiliki jiwa korsa namun jiwa korsa dalam bertempur saling membantu dan saling tolong-menolong yang positif bukan yang negatif. Kalian sekarang sudah menjadi tentara apapun pangkatnya kalian menjadi kebanggaan keluarga. Tanamkan iman dan takwa dalam diri kalian agar sebelum bertindak pikirkan dampaknya,” tandasnya. (S-52)