AMBON, Siwalimanews – Pagelaran seni dan budaya yang digelar SMP Negeri 6 Maluku Tengah merupakan wujud Cinta Anak Negeri (CAN) yang adalah program Keluarga Haturessy Rakanyawa Salatiga (HRS).

Dalam release, yang diterima Siwalima, dijelaskan, penutupan malam pagelaran seni dan budaya itu sekaligua merayaan hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2022.

Berdasarkan MoU Keluarga HRS dan SMP Negeri 6 Maluku Tengah, bahwa program CAN dari HRS dijadikan sebagai kegiatan ekstrakurikuler SMP Negeri 6 Maluku Tengah, dengan tujuan untuk membentuk karakter siswa selama satu tahun, dimana selama satu tahun HRS telah membuat sejumlh kegiatan  ekstrakurikuler berdasarkan kurikulum pendidikan karakter yang sudah didesain untuk diterapkan di SMP Negeri 6 Maluku Tengah sesuai dengan bidang ilmu dan kepakaran personil HRS.

Selain itu, untuk  melatih keberanian, kepemimpinan, kepribadian dan penalaran siswa SMP Negeri 6 Maluku Tengah selama pelaksanaan program CAN maka keluarga HRS dan SMP Negeri 6 Maluku Tengah mengadakan pekan olah raga dan seni (PORSENI) dengan melombakan sejumlah kategori lomba yaitu lomba tari, lomba voli, lomba gawang mini, lomba pidato, lomba baca puitsi, lomba bertutur, lomba menyanyi solo, lomba menari dan untuk melatih penalaran dilakukan lomba presentasi ilmih tanaman obat keluarga.

Puncak dari PORSENI, keluarga HRS dan SMP Negeri 6 Maluku Tengah, melakukan pagelaran seni dan budaya yang dirangkum dengan perayaan hari Lahirnya Pancasila sesuai dengan Tema: Bangkit Bersama Membangun Generasi Cerdas indonesia.

Baca Juga: Bupati Imbau tidak Perjualbelikan Petralite

Kepala SMP Negeri 6 Maluku Tengah, memberikan apresiasi terhadap program CAN yang digagas oleh keluarga HRS.

“Anak Negeri tanggung jawab untuk membangun dan mencerdaskan naka negeri Hulaliu. Selama ini, kami tidak terlalu dilihat akan tetapi keluarga HRS melihat ini sebagai sebuah ruang yang harus diisi dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman-pengalaman yang dibagikan,” ujarnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih untuk niat baik anak-anak Negeri Hulaliu dan pihaknya juga merasakan dampaknya.

Hal senada disampaikan, perwakilan orang tua siswa, Ny Tine Birahy/Noya bahwa, keluarga HRS ini merupakan anak-anak muda yang Tuhan percayakan untuk berbuat baik dengan tulus. “Mereka ingin adik-adik di SMP Negeri 6 Maluku Tengah ini bisa tumbuh dengan cerdas, punya cita-cita dan masa depan yang baik.

Dikesempatan tersebut, sebagai bentuk tanggung jawab moral bagi pihak sekolah, keluarga HRS menyerahkan laporan pertanggung jawaban kepada kepala SMP Negeri 6 Maluku Tengah yang diserahkan oleh Femru Tuanakotta.

Tuanakotta mengatakan, program CAN kerja sama HRS dengan SMP Negeri 6 Maluku Tengah sudah selesai, tetapi relasi dan hubungan akan tetap terjaga dengan manis, karena kami mencintai generasi anak Negeri Hulaliu.

Acara pagelaran seni dan budaya ditutup dengan pemberian medali, piagam penghargaan, bigkisan, uang pembinaan dan tropi juara umum bagi para pemenang.

“Terima kasih bagi kakak-kakak HRS yang sudah berbagi banyak ilmu untuk kami. Semoga kegiatan seperti ini dapat berjalan secara terus menerus agar dapat memotivasi kami untuk belajar dan berkarya,” ungkap Ketua panitia, Dea Viona Noija. (S-08)