AMBON, Siwalimanews – Senyum petani buah naga di Desa Kobisonta, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah kian merekah, usai listrik PLN hadir di kebun mereka.

Berkat program electrifying agriculture, hasil panen buah naga para petani kini meningkat hingga 150 persen.

Sutaji, salah satu petani buah naga dari Desa Kobisonta turut merasakan manfaat listrik yang bikin hasil panennya kian meningkat.

“Alhamdulillah, dengan adanya listrik dari PLN di kebun buah naga kami, dapat menjadi penerangan di malam hari yang dapat meningkatkan produktivitas panen kami,” ujarnya.

Sutaji pun mengisahkan, bagaimana mulanya ia bertani buah naga. Tiap kali panen dari lahan seluas seperdelapan hektare, ia bisa mendapatkan hasil 100 hingga 200 kg buah naga dalam kurun waktu dua bulan.

Baca Juga: MUI dan Pangdam Bahas Pembinaan Mental Prajurit Kodam

Namun sejak ia mulai ikut program electriying agriculture dengan memasang lampu listrik di perkebunan miliknya, volume panenannya bisa bertambah menjadi sekitar 200 hingga 300 kg. Bahkan suatu waktu, perkebunannya bisa menghasilkan 1 ton.

Tentu saja dengan situasi baru berkat kehadiran listrik PLN ini, makin menambah pula kesejahteraan petani.

“Omzet saya pun meningkat menjadi Rp 25 juta dalam kurun waktu 6 bulan, dari sebelumnya hanya sekitar Rp 10 juta,” ungkap Sutaji. (S-51)