AMBON, Siwalimanews – PLN Unit Induk Pembangunan Maluku Papua resmi disatukan menjadi organisasi baru menggantikan fungsi dua unit konstruksi PLN yang sebelumnya beroperasi secara terpisah, yakni PLN UIP Maluku dan PLN UIP Papua.

Disatukannya PLN UIP Maluku Papua ditandai dengan serah terima jabatan antar General Manager (GM) dipusatkan di Kantor PLN UIP Maluku Papua di Ambon yang disaksikan jajaran Direksi PT PLN (Persero) melalui Video Conference.

Jonner M P Pardosi selaku GM PLN UIP Maluku menyerahkan amanah pelaksanaan pembangunan proyek infrastruktur kelistrikan di Provinsi Maluku dan Maluku Utara kepada Reisal Rimtahi Hasoloan yang merupakan GM PLN UIP Maluku Papua.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasipak  Jonner Pardosi selama menjadi GM PLN UIP Maluku yang telah sukses membangun banyak infrastruktur kelistrikan di Maluku dan Maluku Utara,” ungkap GM PLN UIP Maluku Papua Reisal Rimtahi Hasoloan dalam acara sertijab tersebut.

Menurutnya, dengan adanya penggabungan ini, otomatis jumlah pegawai akan meningkat hampir dua kali lipat yakni menjadi 192 pegawai. Dalam masa konsolidasi, sejumlah pegawai di Maluku akan dimutasikan ke Jayapura.

Baca Juga: Guru SLB dan SMK Bisa Daftar Program Guru Penggerak

GM PLN UIP Maluku Papua bertanggung jawab kepada executive vice president (EVP) konstruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara di pusat dalam pengelolaan konstruksi proyek milik PLN di Indonesia bagian timur.

“Rencana jangka pendek kami saat ini adalah mengoptimalkan peralihan anggaran, aset, kontrak, dan SDM dalam waktu yang singkat agar PLN UIP Maluku Papua dapat segera beroperasi sebagaimana fungsinya,” tutupnya.

Sementara itu, mantan GM PLN UIP Maluku Jonner Pardosi mengaku, ini merupakan amanat PLN pusat, dimana organisasi baru ini dibentuk selaras dengan semangat PLN untuk menjadi lebih gesit, lebih lincah, lebih efisien, lebih efektif dan lebih optimal.

“Berkedudukan di Jayapura, organisasi PLN UIP Maluku Papua dibentuk sesuai Keputusan Direksi No. 0009.P/DIR/2021. Unit ini ditugaskan melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berskala besar berupa pembangkit, transmisi, dan gardu induk di empat provinsi di Indonesia Timur,” ucapnya.

Selanjutnya, di bawah PLN UIP Maluku Papua terdapat empat unit pelaksana proyek (UPP) dengan pembagian wilayah kerja sesuai provinsi, antara lain UPP Maluku yang berkantor di Ambon, UPP Maluku Utara di Ternate, UPP Papua Barat di Sorong, dan UPP Papua di Jayapura. (S-51)