AMBON, Siwalimanews – Progres pemilihan raja definitif pada 11 negeri yang ada di Kota Ambon, menunjukan prospek yang cukup baik. Hanya saja, dua negeri yakni Batu Merah dan Passo, hingga kini masih bergeliat dengan persoalan hukum soal mata rumah.

Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon Jafri Taihuttu kepada wartawan, di Baileo Rakyat Belakang Soya, Senin (15/8) mengaku, dari 11 negeri dimaksud, semua saniri negerinya maupun penjabat raja hingga tim pemkot, telah duduk bersama komisi untuk membahas progres dari proses tersebut.

“Sesuai hasil kesepakatan, pada bulan Desember ini semuanya sudah harus tuntas. Negeri Urimessing, sudah rampung, tinggal Perneg dan mata rumah sudah menyurat ke pemkot, agar segera ditindaklanjuti dan tinggal 2 negeri yakni Passo dan Batu Merah, yang menurit kesepakatan, kita akan tunggu sampai ada putusan inkrah,” jelas Jafri.

Menurutnya, diakhir bulan Agustus ini, pihaknya akan kembali mengundang tim dan penjabat raja serta saniri, untuk mengevaluasi progres dari proses itu, agar target dibulan Desember semua negeri di Ambon memiliki raja definitif.

“Itu progres komisi bicara soal suksesi kepemimpinan yang ada di negeri. Persoalan pertama di Seilale, itu soal saniri negeri yang masih berjumlah 11 orang, kami minta itu 9. Soal mata rumah, mereka sudah menentukan. Jadi problem di negeri itu soal mata rumah, soal garis lurus keturunan dan sebagainya. Karna itu akan dievaluasi diakhir bulan ini. Itu progres pemilihan raja di Ambon,” jelasnya.(S-25)

Baca Juga: Soal Anggaran dari Pusat, Komisi I Janji Tanya BPBD