AMBON, Siwalimanews – Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, kasus pasien terkonfirmasi positif terpapar Corona bertambah 10 kasus baru.

Sebelumnya jumlah kasus positif di Maluku terdapat 62 kasus , namun  berdasarkan hasil swab yang masuk pada hari ini Jumat (15/5) Pukul 12.00 WIT terdapat 10 kasus baru, maka total keseluruhan kasus potif di Maluku menjadi 72 kasus.

Katua Harian Gugus Tugas Maluku Kasrul Selang menjelaskan, 10 kasus baru semuanya adalah tenaga medis, tenaga administerasi dan tenaga non medis yang bertugas di RUSD dr M Haulussy Ambon. Kesemua pasien baru ini saat ini dikarantina di RSUD dr M Halussy.

“Untuk penomaran bagi pasien baru ini belum ada, sebab pihak BTKL PP Ambon belum mengeluarkannya,” ungkap Kasrul kepada wartawan di Kantor Gubenrur Maluku, Jumat (15/5)

Dikatakan, dari total 72 kasus saat ini, pasien yang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan dan LPMP serta Balai Diklat berjumlah 50 orang, pasien yang sembuh 17 dan pasien meninggal dunia 5 orang.

Baca Juga: Satu PDP Berumur 70 Tahun di Buru Meninggal

“50 pasien positif yang masih dirawat ini terdiri dari Kota Ambon 48 pasien, Kabupaten Maluku Tengah 1 pasien dan Kabupaten Buru 1 pasien,” ungkap Selang kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Jumat (15/5).

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) kata pontoh sampai dengan saat ini tercatat sebanyak 24 orang yang terdiri dari Kota Ambon 14 orang, Kabupaten Bursel 1 orang, Kabupaten Buru 3 orang, Kabupaten Malteng 5 orang, dan Kabupaten SBT 1 orang.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) seluruh berjumlah 54 orang, yang terdiri dari Kota Ambon 52 orang, Bursel 1 orang dan Kabupaten Seram Bagian Barat 1 orang.

“Dengan demikian total jumlah kasus di Maluku saat ini berjumlah 150 kasus dengan perincian, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 24 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 54 orang kemudian pasien, terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 yang masih jalani perawatan sebanyak 50 orang, ditambah pasien yang telah sembuh 17 orang dan 5 pasien telah meninggal dunia,” rinci Kasrul. (S-39)