AMBON, Siwalimanews –  Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Leihitu di Kabupaten Maluku Tengah mengakibatkan longsor terjadi di Hutan Negeri Seith, Rabu (22/7).

Kapolsek Leihitu Iptu Julkisno Kaisupy, kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya mengatakan, longsor di Negeri Seith terjadi di tiga titik, namun lokasi longsornya berada di tepi hutan Seith.

Walaupun bencana longsor ini tidak menelan korban jiwa, namun akses jalan menuju dari Seith menuju ke Negeri Lima maupun sebaliknya terputus, akibat jalan utama yang menghubungkan kedua negeri di Kecamatan Leihitu ini tertutup matrial longsor.

“Kita dari Polsek dan Koramil sudah turun tinjau lokasi longsor, dan matrial longsor masih tutupi jalan sehingga aktivitas masyarakat dari Seith ke Negeri Lima maupun sebaliknya terputus,” ungkap kapolsek.

Pihaknya sendiri kata kapolsek, telah berkoordinasi dengan dinas PU Maluku dan Balai Jalan, dan mereka menjanjikan akan menurunkan alat berat untuk membersihkan materila longsor tersebut.

Baca Juga: Bhabinkamtibmas Passo Berinovasi buat Kebun Tangguh

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak PU dan Balai Jalan untuk bersihkan material longsor agar arus lalulintas dapat lancar. Kita sampai saat ini masih menunggu alat berat tersebut,” ujarnya.

Sementara untuk jemabatan di Air Hulung Desa Seith yang ambruk kini sudah dibuat jembatan darurat dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat, serta pejalan kaki, namun untuk kendaraan truk tak dijinkan melewati jembatan tersebut.

Walaupun jembatan darirat telah dibuat, namun arus lalulintas ke Ambon dan ke desa-desa lain belum bisa, lantaran ruas jalan utama di Seith masih tertimbun material longsor sehingga belum bisa dilalui oleh kendaraan.(S-21)