AMBON, Siwalimanews –Setelah tidak mendapat vaksin di hari terakhir vaksinasi tahap dua, Senin (31/5) lalu, kini tenaga kesehatan Pemkot Ambon, Rabu (2/6) kembali melanjutkan vaksinasi kepada 88 orang warga yang telah terdaftar namun belum divaksin.

“Di Tribun Lapangan Merdeka itu untuk mereka yang terdaftar namun tak bisa dilayani karena sudah pukul 23.30 WIT, jadi hari ini kita layani,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, kepada Siwalima, di Balai Kota Ambon, Rabu (2/6).

Dirinya mengatakan, untuk memvaksinasi kloter terakhir para warga tersebut, pihaknya menggerakkan dua tim Nakes, untuk melaksanakan menjalankan sejumlah prosedur hingga pada proses penyuntikan vaksin.

“Dua tim tadi dan sudah selesai,” tandasnya.

Lanjutnya, sampai dengan saat ini pelayanan vaksinasi yang dilakukan di Puskemas hanya lansia. Dengan klasifikasi usia mulai dari 50 tahun ke atas.

Baca Juga: Terima Surat PAW Wellem, DPRD Surati KPU

Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (31/5) vaksinasi massal yang dilakukan di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, terhitung sejak Rabu (19/5) lalu, berakhir.

Pelaksanaan vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon ini, bertujuan untuk mencapai herd immunity sebesar 60 hingga 70 persen dari jumlah populasi masyarakat Kota Ambon, yang saat ini mencapai 72.000 orang.

Kadinkes Kota Ambon, Wendy Pelupessy menuturkan, sampai dengan saat ini pihaknya telah melakukan vaksinasi pada 45.000 jiwa. Itu artinya ada penambahan dari jumlah sebelumnya yakni 37.481 jiwa. “Sekarang kita sudah di 45.000 (orang),” tandas Pelupessy, saat di temui di sela-sela kesibukannya memantau vaksinasi di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Minggu (30/5).

Diakuinya, terkait dengan proses vaksinasi ini sendiri pihaknya selalu memaksimalkan tugas dan tanggung jawab pelayanan. Sehingga, setiap kali masyarakat yang datang untuk divaksin, seluruhnya diladeni oleh tenaga kesehatan (Nakes).

Disinggung terkait dengan, tidak ada perpanjangan proses vaksi­-nasi massal itu sendiri, Pelupessy menuturkan, pihak ya bekerja sesuai dengan perintah satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon. “Sampai dengan tanggal 31 dulu, nanti kita tinggal tunggu instruksi dari satgas,” ungkapnya.

Lanjutnya, meski animo masyarakat meningkat terkait dengan pelaksaan vaksinasi itu sendiri, namun pihaknya tetap akan menyesuaikan dengan permintaan serta ketersediaan vaksin. “Sesuai dengan kondisi. Artinya begini, kalau memang masih butuh kami buka, seperti itu,” pungkas Pelupessy. (S-52)