AMBON, Siwalimanews – Koalisi Partai Gerindra dan Par­tai Golkar menuju Pilkada MBD bakal terwujud. Partai berlambang beringin ini telah berhasil meya­kinkan Gerindra untuk berkoalisi. Intensitas komunikasi terus dirajut kedua partai untuk menyatu meng­hadapi lawan-lawan mereka di perhelatan pesta demokrasi MBD Desember 2020 mendatang.

Ketua Badan Pemenangan Pe­milu (Bapilu) DPD Partai Gerindra Maluku, Melkias Sairdekut kepada wartawan mengatakan, upaya komunikasi politik untuk mem­bentuk koalisi antara Partai Ge­rindra dan Partai Golkar tinggal menunggu keputusan akhir.

“Upaya kearah situ untuk Gerindra sementara dilakukan tinggal menunggu keputusan akhir saja,” ungkap Sairdekut, Selasa (4/8).

Sairdekut menjelaskan, seba­gian pihak menganggap titik terang koalisi hanya terjadi apabila fisik rekomendasi sudah ada, namun walaupun fisik rekomendasi belum diberikan tetapi upaya  kearah koalisi kedua partai terus dila­kukan.

“Bagi Partai Gerindra pasca konstelasi lokal di MBD, hari ini tinggal menunggu arahan DPP untuk memutuskan sikap politik Gerindra,” tegasnya.

Sairdekut yang juga Wakil Ketua DPRD Maluku ini menegaskan, jika rekomendasi untuk pilkada MBD dipastikan akan keluar sebelum waktu pendaftaran pasangan calon pada September mendatang.

“Pokoknya rekomendasi Gerin­dra akan keluar sebelum pendaf­taran entah itu melakukan peru­bahan terhadap pasangan atau tidak itu menjadi kewenangan DPP,” katanya.

Sementara itu, salah satu Wakil Ketua DPD Golkar Maluku Suban Pattimahu mengatakan, secara khusus untuk masalah kontestasi politik di MBD dimana komunikasi politik antara Partai Golkar dan Gerindra terus dibangun dan dalam waktu dekat keputusan terkait dengan rekomendasi sudah dikeluarkan oleh DPP.

“Komunikasi terus dilakukan kearah koalisi dan dalam waktu dekat sebelum pendaftaran calon keputusan sudah keluar,” tutur Pattimahu.

Menurutnya, kerja tim seleksi di daerah telah dilalui baik kabupaten maupun provinsi dan telah dilimpahkan ke DPP, sehingga bagi DPD Golkar Maluku hanya menunggu hasil komunikasi yang dilakukan antara kandidat Nikolas Kilikily dengan Bastian Petruz maupun kedua partai ini.

Pattimahu juga tetap meng­harapkan elit Partai Golkar tetap berpegang pada pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Air­langga Hartarto yang menekankan jika Ketua DPD Golkar akan diprio­ritaskan untuk maju dalam pilkada, termasuk di MBD.

“Mudah-mudahan Golkar bisa menjadi peserta pilkada di MBD dengan mengusung kadernya sendiri dan tentunya harapan besar kalau itu terjadi antara Golkar dengan Gerindra ,” tandasnya.

Pattimahu juga optimis jika Partai Golkar dan Partai Gerindra berkoalisi untuk mengusung satu kandidat, maka tentunya tidak mudah bagi incumben untuk dapat memenangkan pertarungan di 9 Desember 2020 mendatang.

“Kami yakin kekuatan dan mesin Partai Golkar akan turun bekerja maskimal untuk memperjuangkan kemenangan bagi pasangan yang diusung Golkar dan Gerindra nantinya,” pungkas Pattimahu.(Cr-2)