AMBON, Siwalimanews – Tim evaluator  yang dipimpin Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir memberikan apresiasi positif terhadap kinerja Bodewin Wattimena selaku Penjabat Walikota Ambon selama 10 bulan terakhir.

Apresiasi ini disampaikan langsung Tomsi Tohir kepada Wattimena saat bersama jajarannya yang terdiri dari Sekot Agus Ririmasse, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Piet Saimima, Inspektur Kota Ambon Joppie Selanno, Kadis Kominfo Joy Adriaansz, Kepala Bappeda Enrico Matitaputty, Kepala BPKAD Apries Gaspersz serta Kabag Pemerintahan, Alfian Lewenussa yang mempresentasikan laporan kinerja dalam rangka pelaksanaan penilaian tahunan penjabat kepala daerah di Kantor Inspektorat Jenderal Kemendagri RI, Selasa (4/4) kemarin.

Kadis Kominfo dan Persandian Kota Ambon Joy Adiraansz dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Rabu (5/4) mengatakan, tim evaluator Kemendagri memberikan apresiasi positif atas kinerja Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena.

“Pujian itu lantaran, paparan yang disampaikan, termasuk semua indikator penilaian kinerja dari Penjabat Walikota Ambon dapat tercapai, bahkan melewati target yang ditentukan,” ujar Joy.

Soal indikator secara garis besar kata Joy, dilihat terkait pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, dimana pada indikator pemerintahan berbicara tentang kepemimpinan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenanganan daerah, yang terdiri dari kesehatan, pendidikan, infrastruktur serta pelayanan publik.

Baca Juga: Kelmanutu: Musrenbang Difokuskan Pada Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Ada juga kewajiban penjabat kepala daerah dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap perangkat daerah di lingkup kota hingga ke desa, jalinan hubungan kerjasama dengan forkopimda dan seluruh instansi vertikal lainnya, serta hal-hal lain seperti, pengamalan Pancasila dan UUD, berikut etika dan norma dalam pelaksanaan urusan pemerintahan.

Berdasarkan hasil pemaparan yang dilakukan, Penjabat Walikota dinilai sangat baik,” ucap Joy.

Sementara untuk indikator pembangunan, terkait ketepatan penyusunan dan pengajuan rancangan Perda tentang APBD, APBDP, pertanggungajawaban APBD, pengelolaan APBD, realisasi investasi dalam hal kemudahan berusaha, inovasi, serta penanganan tingkat pengangguran terbuka menurut Joy, juga mendapat penilaian baik dan sangat tepat.

“Untuk indikator kemasyarakatan, yang membahas tentang memelihara ketentraman ketertiban masyarakat, pengembangan kehidupan demokrasi, melalui penyerapan aspirasi dan peningkatan partisipasi masyarakat, kebijakan mitigasi dan penanggulangan bencana, itu juga dinilai sangat baik,” tutur Joy.

Dari hasil paparan itu lanjut Joy, terdapat beberapa kebijakan-kebijakan selama melaksanakan tugas yang harus dilengkapi dalam bentuk dokumen-dokumen tambahan, yang diberikan waktu untuk melengkapinya

“Semua paparan itu, oleh tim evaluator Kemendagri selanjutnya akan melaporkan kepada Mendagri dalam rapat bersama yang akan dilaksanakan pada, Jumat (7/4) nanti,” jelas Joy.(S-25)