TIAKUR, Siwalimanews – Jelang dilakukan rapat pleno rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara di tingkat KPU, Pemda Kabupaten Maluku Barat Daya menggelar rapat koordinasi.

Rapat dipimpin Bupati MBD Benyamin Thomas Noach, dihadiri Ketua KPU Kristian L. Talupoor, Ketua DPRD Petrus A. Tunay, Kapolres AKBP. Pulung Wietono, Dandim 1511 Pulau Moa Letkol. Galih Perkasa,

Hadir juga Wakil Bupati Agus­tinus Kilikily, mewakili Kajari MBD Kepala Seksi Tindak Pidana Kejak­saan Negeri Muji A. Muthaqin.

Dalam pembukaan rapat tersebut, Ketua KPU memastikan persiapan pelaksanaan pleno siap digelar.

“Semua fasilitas seperti tenaga kesehatan, Damkar, aliran listrik, jaringan internet untuk Aplikasi Sirekap menjadi perhatian utama untuk memastikan kelancaran proses rekapitulasi,” jelas Kristian dalam paparannya.

Baca Juga: Tasaney: DPRD akan Perjuangkan Tambahan Kuota P3K

Ia juga mengakui kalau kesiapan aparat keamanan dalam proses pleno pun sudah tidak diragukan lagi.

“TNI dan Polri juga berkomitmen untuk mengawal keamanan dengan ketat,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres AKBP, Pulung Wietno, menyampaikan kesuksesan penyelenggaraan rapat persiapan pleno rekapitulasi hasil Pemilu di MBD akan dilakukan dengan pengawalan ketat sepanjang proses rapat pleno berjalan.

“Pengawalan akan melibatkan seluruh pihak keamanan, terdiri dari unsur  Polres MBD, Kodim 1511 Pulau Moa, Brimob Kompi IV C, hingga Satpol PP,” urainya.

Lanjutnya pihaknya juga akan dilakukan pembagian lokasi-lokasi keamanan, meliputi Gedung Ser­baguna Tiakur hingga area luar sekitarnya.

“Ini menjadi prioritas untuk memastikan kelancaran, termasuk persiapan jalur evakuasi dan penanganan potensi gangguan,” tegasnya.

Dandim 1511 Pulau Moa menam­bahkan elemen penting, antara lain seperti  persiapan rapat pleno harus berjalan dengan baik serta  meminimalisir orang- orang yang tidak bertanggung jawab merusak rapat pleno tersebut.

Mengakhiri pertemuan tersebut, Bupati Noach menegaskan demo­krasi harus berjalan dengan baik, aman, dan lancar.

“Kerja sama diperlukan dari semua pihak untuk memastikan bahwa hasil Pemilu kemarin dapat diawasi dengan ketat dan penuh tanggung jawab, ingatnya.

Selain itu  juga agar proses rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten dapat berjalan dengan aman, lancar tanpa hambatan.

Lanjutnya rapat ini tidak hanya sekedar persiapan teknis, ini mencerminkan perpaduan antara keamanan yang solid dan integritas yang tak tergoyahkan serta  se­mangat demokrasi yang merentang di setiap mata untuk menyaksikan pelaksanaan rapat rekapitulasi suara sebagai tonggak bersejarah bagi MBD.

“Suatu langkah demi meraih puncak menuju kesuksesan demokrasi yang sesungguhnya.” tandasnya. (S-09)