AMBON, Siwalimanews – Pemkot bersama dengan Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease berencana menyiapkan 22 kampung tangguh.

Kata Walikota Ambon, Richard Louhenapessy pihak Polresta menargetkan 13 kampung tangguh sebagai pertahanan pangan di Kota Ambon, namun Ia bersama dengan Kapolres merencanakan, agar di Kota Ambon memiliki kurang lebih 22 kampung tangguh untuk memberdayakan masyarakat, serta memperkuat pertahanan pangan selama berada di masa pandemi Covid-19.

“Dalam waktu dekat ini ada 2 tambah lagi, satu di Nusaniwe, satu di Lehari,” jelas walikota kepada wartawan usai melaunching kampung tangguh Nusantara, di Desa Soya, Dusun Tabea, Kopertis Ambon, Kamis (3/9).

Louhenapessy mengungkapkan melalui pencanangan kampung tangguh merupakan bentuk perhatian yang sangat khusus kepada pengembangan ekonomi masyarakat, terkait dengan situasi ekonomi yang saat ini tidak stabil.

“Lewat program desa tangguh di Ambon, Polresta itu melaksanakan program desa tangguh itu dalam bentuk Desa Sagu,” tuturnya.

Baca Juga: Sejumlah Ruas Jalan di Kota Piru Terendam Banjir

Kata dia, sagu yang memiliki arti sehat, aman, guyup dan unggul, ini merupakan slogan yang mengartikan tujuan dari menjalankan program kampung tangguh nusantara. Yakni pemerintah maupun TNI/Polri dorong masyarakat, memotivasi diri untuk bisa mandiri dari segi ketahanan pangannya. Agar dari aspek ketahanan pangan itu aman, dan itu sangat berpengaruh

“Ini kadang-kadang orang nakal, kriminal terjadi itu juga karena situasi perut (ekonomi) tapi jika masyarakat sudah bisa mandiri dan bisa tangguh sendiri, itu akan berpengaruh sekali dan korelasinya sangat jelas,” katanya.

Selain melaunching kampung tangguh yang berlokasi di Desa Soya, walikota yang didampingi  Dit Binmas Maluku Andy Ervin, dan Kapolresta Ambon Leo Simatupang, juga melakukan penanaman anakan pohon yang telah disiapkan oleh para petani.

Jenis tanaman yang ditanam yakni, tanaman berjangka panjang. Selain melakukan penanaman anakan pohon, walikota juga memanen hasil kebun dari salah satu warga yang juga merupakan Pendeta.

Hasil kebun yang dipanen yakni, singkong yang telah ditanam selama setahun dan telah dipanen oleh Walikota Ambon. (Mg-6)