AMBON, Siwalimanews – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Hari Far-Far minta kepada pihak pengelola air bersih di kota ini yakni DSA dan PDAM untuk mencari solusi guna mengatasi permasalahan semakin menipisnya debit air saat ini.

Pasalnya, sampai dengan saat ini masyarakat selaku pelanggan dari kedua perusahaan pengelola air bersih ini selalu  mengeluh, lantaran kebutuhan air bersih mereka sudah mulai tak terpenuhi, padahal mereka selalu membayar iurannya.

“PDAM dan DSA secepatya harus menindaklanjuti keluhan ini agar kebutuhan akan air bersih warga kota dapat terpenuhi,” ucap Far-Far kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Kamis (17/6).

Selain itu, kata Far-Far perlu juga ada sinergitas antara Pemkot Ambon dengan Pemprov Maluku dalam membenahi pelayanan air bersih, dimana harus ada kesamaan tujuan antara kedua institusi daerah ini.

“Masyarakat selalu mengadu terkait pelayanan air bersih, khususnya di lokasi Kebun Cengkeh serta beberapa daerah lainnya itu masyarakat  kesulitan mendapatkan air bersih,” tandas Far-Far.

Baca Juga: Far Far Nilai Kebijakan Walikota tak Pro Rakyat

Ia mengaku, memang pada kawasan ini mereka mendapatkan pelayanan air bersih,  namun debit airnya sangat kecil. Setelah komisi kroscek dengan pihak DSA, ternya memang sumber air yang dipakai DSA tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Untuk itu, ini menjadi masalah yang harus ditindaklanjuti oleh Pemkot Ambon, tidak bisa tidak,” ucapanya.

Ia mengaku, sumber air dari tahun ke tahun semakin menipis, untuk itu harus ada langkah yang ditempuh dan tidak bisa dibiarkan seperti ini, jika dibiarkan, maka akan terjadi kelangkaan air bersih di Kota Ambon.

“Prinsipnya segala yang menjadi kebutuhan masyarakat harus terpenuhi, oleh sebab itu apapun solusinya harus dicari, karena air merupakan kebutuhan yang paling penting bagi kehidupan manusia,” tandasnya. (S-51)