AMBON, Siwalimanews – Dalam rangka melakukan evaluasi program kerja, maka Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Maluku menggelar rapat koordinasi bersama, Pemkab Kepulaun Tanimbar, dan Pemkab Maluku Barat Daya.

Rakor yang dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Pemasyarakatan dan SDM Mustafa Sangadji itu dipusatkan di Gedung Enos Pendopo Bupati KKT, Kamis (3/11).

Selain untuk mengevaluasi program kerja, rakor ini juga sebagai bentuk sikap Kasbangpol Maluku dalam menargetkan program koordinasi secara sistematis melalui aplikasi mobile menjelang Pemilu 2024 mendatang.

Kepala Kesbangpol Maluku Daniel E Indey, pada kesmepatan itu mendengar usulan para camat dan kepala desa terkait fungsi koordinasi dan pengawasan penanganan daerah rawan konflik, gangguan kamtibmas menghadapi suhu politik 2024.

“Untuk mengantisipasi berbagai gejala tersebut, pemprov akan memberlakukan aplikasi sistem informasi ormas terpadu (Si Maste) dan aplikasi Cek Wasit, untuk mempermudah sekaligus memperlancar fingsi pengawasan/informasi secara button up mulai dari desa sampai ke  pusat,” Ungkap Indey kepada Siwalimanews, melalui telepon selulernya, Kamis (3/11) malam.

Baca Juga: Raih Juara Umum, Kontingen Pesparani Maluku Disambut Meriah

Menurut Indey yang juga penjabat Bupati KKT, aplikasi yang dikembangkan pemerintah ini, diharapkan memperlancar kinerja aparatur pemerintahan desa, kecamatan maupun koordinasi lintas wilayah teritorial, untuk bersinergitas memperoleh informasi secara real time dalam proses pelaporan potensi konflik, maupun pendaftaran ormas.

“Tentu, kami akan berupaya sehingga tidak terjadi kebocoran informasi, karena kedua aplikasi ini memiliki tingkat sekuritas yang sangat baik, sehingga ada informasi atau data yang dapat diakses secara terbuka, tetapi ada juga yang tidak bisa diakses publik,” ungkap Inday.

Selain Tanimbar dan Maluku Barat Daya kata Indey, Dalam waktu dekat, Kesbangpol Maluku juga akan melakukan kegiatan yang sama di Kota Ambon, untuk kabupaten/kota lainya.(Mg-1)