AMBON, Siwalimanews – Komisi IV DPRD Maluku mem­berikan dukungan kepada Pelak­sana Tugas Kadis Kesehatan Ma­luku Fadillah Attamimi untuk menyelesaikan persoalan yang ada di dua rumah sakit plat merah ter­sebut.

Selain menata manajemen, per­soalan hak tenaga kesehatan di RSUD dr. M. Haulussy yang sampai saat ini belum dituntaskan menjadi pekerjaan rumah bagi pejabat baru.

“Kami minta Kepala Dinas Kesehatan Maluku Fadillah Atamimi segera menyelesaikan hak-hak tenaga kesehatan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Samson Atapary kepada Siwalima di Baileo Rakyat Karang Panjang, Rabu (8/11)

Menurutnya Atamimi memiliki kemampuan untuk menjalankan amanah yang diberikan karena merupakan Sekretaris Dinas Kese­hatan Maluku yang sudah tentu paham persoalan yang terjadi.

“Jadi sebenarnya secara general beliau ini sudah tahu masalah, karena di awal juga kalau kita rapat beliau juga memberikan informasi cukup banyak juga berkaitan de­ngan persoalan-persoalan di dinas,” ujar Atapary.

Baca Juga: DPRD: Pemda Selesaikan Masalah Honorer Sampai 2024

Pengetahuan yang dimiliki saat menjadi sekdis harus dijadikan dasar untuk pembenahan dunia kese­hatan. Artinya pelaksana tugas tidak bekerja lagi nol minimal.

Terutama yang berkaitan dengan program prioritas pemerintah seperti penurunan stunting, lanjutnya termasuk koordinasi dengan rumah sakit di kabupaten dan kota yang hingga saat ini banyak masalah.

Bahkan, persoalan tenaga medis yang mogok kerja di rumah sakit yang menjadi tanggung jawab Pemprov Maluku seperti RSUD dr. M. Haulussy dan RSUD dr. Ishak Umarella.

“Kita mengharapkan agar persoalan hak nakes menjadi prio­ritas untuk diselesaikan selain di internal di dinas yang harus banyak pembenahan,” jelasnya. (S-20)