PIRU, Siwalimanews – Bupati Seram Bagian Barat Timotius Akerina mengaku, tingkat vaksinasi di wilayah SBB sampi saat ini, baru mencapai 49 persen, dan ini belum memenuhi target pemerintah.

Hal ini yang menjadi atensi Pemda SBB untuk segara dilakukan percepatan vaksinasi. Olehs ebab itu untuk mencapai vaksinasi 75 persen sesuai harapan pemerintah, maka pelu dukungan semua pihak.

“Untuk percepatan vaksinasi, kami minta dukungan dari semua forkompimda, para tokoh agama dan masyarakat bersama-sama mendukung percepatan vaksinasi agar sesuai target yang diinginkan pemerintah pusat,” pinta bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Sekda SBB Sulaiman Kibas dalam rapat analisa dan evaluasi (Anev) tentang percepatan vaksinasi lintas sektor.

Sementara itu, Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan mengaku, pencapaian vaksinasi di Kabupaten SBB masih sangat rendah, dibandingkan dengan daerah lain di Maluku.

“Selaku Kapolres saya melihat, di SBB tingkat vaksinasi sangat rendah. Padahal tugas vaksinasi bukan hanya tugas Dinkes maupun Polri, namun ini merupakan tugas kita semua sebagai unsur pemerintah di daerah ini,” tandas kapolres.

Baca Juga: Kondisi Perbankan di Maluku Relatif Stabil

Untuk itu, Polres SBB akan berupaya untuk percepatan vaksinasi. Namun  demikian, dibutuhkan bantuan dan kerjasama dari pemda melalui  puskesmas-pukesmas yang tersebar di 11 kecamatan.

Ini bertujuan agar pelaksanaan kegiatan vaksinasi dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan, sehingga mencapai target dari pemerintah pusat yakni 75 persen.

Ia berharap, para kapolsek dapat berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan maupun desa untuk mensosialisasikan hal ini, serta mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

“Saya minta agar kita dapat samakan persepsi, dengan tujuan percepatan vaksinasi,  sesuai dengan target dari pemerintah pusat,” pinta kapolres. (S-18)