AMBON, Siwalimanews – Balai Pelaksanaan Jalan dan Jembatan Nasional Wilayah Maluku memastikan, paket fisik dua jembatan di SBT yakni Wai Tunsa dan Wai Pulu yang tetap akan dilelang pada bulan Juni mendatang.

Penegasan ini disampaikan langsung Kepala Satker BPJN Wilayah III Provinsi Maluku, Toce Leuwol, menanggapi permintaan anggota DPRD Provinsi Maluku yang meminta agar BPJN Maluku konsisten untuk melakukan lelang terhadap dua paket jembatan itu.

“Iya, diusahakan secepatnyalah,” ungkap Lewol kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon, Jumat (28/5).

Ia menjelaskan, kedua paket jembatan itu sebelumnya telah masuk proses kontrak dan dikerjakan oleh penyedia jasa, tetapi dikarenakan adanya pengaduan dari penyedia jasa yang lain, sehingga keputusan inspektorat Kementrian PUPR untuk dibatalkan kontrak tersebut.

Ditanya soalnya kepastian pengerjaan proyek kedua jembatan ini, Toce menjelaskan, proses pengerjaan proyek akan dikerjakan secepatnya, setelah proses lelang terhadap dua paket fisik tersebut dilakukan.

Baca Juga: ASN Kanwil Kemenkumham Diminta Disiplin Bekerja

“Lelang kan  satu bulan setengah, sekarang bulan Juni dan diperkirakan Agustus hingga September sudah jalan,” ucap Toce.

Sementra terkait dengan anggarannya, Toce mengaku, anggaran yang digunakan untuk mengerjakan jembatan tersebut bersumber dari surat berharga syariah negara (SBSN) tahun 2020, sehingga anggarannya masih ada, kini tinggal menunggu proses lelang ulang dilakukan saja. (S-50)