AMBON, Siwalimanews – Dua negeri di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah yakni Negeri Kariuw dan Ori memanas Rabu (26/1).

Bentrok kedua negeri bertetangga ini diduga dipicu lantaran hanya salah paham.

Informasi yang dihimpun Siwalimanews, akibat bentrokan ini mengakibatkan sejumlah rumah milik warga terbakar, bahkan terdapat sejumlah korban luka yang diduga dianianya menggunakan senjata tajam, salah satu diantaranya anggota Polisi benama Briptu FH yang saat ini telah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Menyikapi bentrokan yang terjadi Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif,  mengimbau warga yang berkonflik di Pulau Haruku untuk menahan diri. Saat ini, aparat keamanan sudah dikerahkan dan melakukan pengamanan di sana.

Bentrok terjadi antar warga Desa Ori dan Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah ini terjadi karena kesalahpahaman sejak, Selasa (25/1).

Baca Juga: Ini, Kendala Perda Covid-19 Belum Disahkan

“Benar ada kesalahpahaman disana, dan sudah kita dorong pasukan ke sana untuk membantu pengamanan, dan Bapak Kapolda menghimbau kepada pihak-pihak berkonflik agar dapat menahan diri,” pinta Kabid Humas Polda Maluku Kombes Roem Ohoirat, kepada wartawan, Rabu (26/1).

Warga, diminta agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang menyesatkan. Pihaknya kini sedang menyelidiki aktor-aktor dibalik insiden tersebut.

“Kami minta warga juga tidak terpengaruh dengan isu-isu menyesatkan, karena kita sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, dan penyelidikan,” tegas Kabid.

Kabid menambahkan, saat ini Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Dandim beserta Bupati Maluku Tengah sedang menuju lokasi kajadian.

“Sekali lagi kami minta warga menahan diri, karena kami sedang melakukan penyelidikan. Kita akan mengambil tindakan tegas kepada pihak-pihak yang terlibat,” tegasnya. (S-45)