AMBON, Siwalimanews –  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku kembali merilis adanya penambahan 16 kasus positif baru, sehingga total kasus kini naik menjadi 742 kasus dari sebelumnya 728 kasus.

Adapun penambahan 17 kasus baru tersebut terdiri dari Kabupaten Maluku Tengah 7 kasus, Kabupaten Seram Bagian Timur 8 kasus dan Kota Ambon 1 kasus.

Kota Ambon sebelumnya terdapat 308 pasien, namun hari ini bertambah 1 pasien positif sehingga naik menjadi 309 kasus. 1 kasus baru ini telah terkonfirmasi meninggal dunia pada Senin (29/) kemarin dan telah dimakamkan, sehingga tinggal 308 pasien dalam perawatan.

“Untuk Kabupaten Malteng sebelumnya 93 pasien yang sementara jalani perawatan, hari ini bertambah 7 pasien baru, sehingga menjadi 100 pasien, namun hari ini juga 6 pasien sembuh sehingga tinggal 94 pasien yang sementara dirawat,” jelas Ketua Harian Gugus Tugas Maluku Kasrul Selang dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Selasa (30/6). 

Sedangkan Kabupaten Seram Bagian Timur yang sebelumnya 24 pasien dalam perawatan, namun hari ini bertambah 8 pasien baru, sehingga naik menjadi 32 pasien, namun hari ini juga 1 pasien dinyatakan sembuh sehingga tinggal 31 pasien dalam perawatan.

“Sementara Kabupaten Buru tetap 22 pasien, Seram Bagian Barat 2 pasien, Kota Tual 2 pasien dan Kabupaten MBD 3 pasien,” rinci kasrul.

742 kasus positif di Maluku sampai dengan hari ini, Selasa (30/6) terdiri dari, 462 pasien dalam perawatan, 264 pasien dinyatakan sembuh dan 16 pasien terkonfirmasi meninggal dunia.

Untuk orang dalam pemantauan sampai hari ini, tercatat sebanyak 114 orang yang terdiri dari, Kota Ambon 103 orang dan Kabupaten Malteng 11 orang. Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) hari ini berjumlah 53 orang yang terdiri dari, Kota Ambon 47 orang, Kabupaten Malteng 3 orang dan Kabupaten SBT 3 orang.

“Dengan bertambahnya 16 kasus positif baru di Maluku, maka total kasus saat ini berjumlah 909 kasus dari sebelumnya 890 kasus. Jumlah ini terdiri dari 462 pasien dalam perawatan, 264 pasien sembuh serta 16 pasien meninggal dunia, ditambah dengan 53 PDP serta 114 ODP,” ucap Kasrul.(S-39)