MASOHI, Siwalimanews – Masohi City Street Food and Art sekaligus car free day dipastikan akan digelar pada 30 Mei mendatang oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah Pemkab Malteng melalui Dinas Pariwisata.

Kegiatan Masohi City Street Food and Art sekaligus car free day digelar dengan tujuan guna mendorong tumbuh kembangnya ekonomi kreatif daerah yang digagas sebagai bentuk realisasi projek perubahan Bidang Ekonomi Kreatif Daerah Dinas Pariwisata Malteng.

Kabid Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata Malteng, Wa Hayumi kepada Siwalima di Masohi, Kamis (20/5) menjelaskan, pelaksanaan Masohi City Street Food and Art sesungguhnya digagas dalam bentuk pasar pagi kreatif.

Dimana sasaran lokasi yang akan menjadi tempat pelaksaan acara itu akan dipusatkan ditengah kota. Bahkan saat ini, pihaknya sementara mengupayakan proses perizinan dan pengunaan jalan ke Polres Malteng.

“Ini salah satu bentuk kegiatan proyek perubahan kami, untuk mendorong serta menggairahkan sektor ekonomi kreatif daerah yang rencananya, akan digelar pada 30 Mei mendatang. Kami tentu berharap proses izin pengunaan jalan dengan target tempat pelaksaan adalah di lokasi zona kreatif daerah di Jalan Kapitan Pattimura Kota Masohi,” ucap Hayumi.

Baca Juga: DPRD Ingatkan Guru Honor Siapkan Diri

Pasar pagi Masohi City Street Food and Art, menurutnya digelar dengan maksud agar tersedianya ruang berekspresi, berpromosi dan berinteraksi bagi insan kreatif dengan penyediaan ruang/zona kreatif.

Tentu hal ini guna meningkatkan inovasi pelayanan Dinas Pariwisata yang berfokus kepada kebutuhan masyarakat, dan untuk memfasilitasi masyarakat terhadap kebutuhan akan media atau sarana berpromosi terhadap karya-karya kreatif mereka.

“Kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja organisasi dinas dengan penataan sistem manajemen dan proses kerja yang dapat berinteraksi secara cepat dan erat, transparan dan membentuk rentang kendali yang efektif, sekaligus meningkatkan pencapaian tujuan. Indikator kinerja dinas dalam upaya mendukung misi bupati yakni meningkatkan perekonomian Malteng yang mandiri, berdaya saing, kuat, yang berpihak kepada masyarakat miskin,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan inipun, secara tidak langsung akan meningkatkan daya tarik destinasi pariwisata, sehingga jumlah wisatawan semakin meningkat. Bahkan secara tidak langsung juga, mampu mendorong meningkatkan jumlah PAD sektor pariwisata dan mendorong perkembangan perekonomian di kabupaten ini.

Sebelumnya juga, pihaknya telah membentuk komunitas kreatif yang digagas pada 24 April lalu serta telah melakukan action kegiatan berupa, pameran ekonomi kreatif pada persidangan Klasis GPM Masohi di Negeri Makariki pada 2 Mei lalu.

“Beberapa waktu lalu, Kami telah bentuk komunitas kreatif daerah yang saat itu kita gelar di salah satu hotel di Masohi pada 24 April lalu. Setelah itu kita mulai melakukan action kegiatan dengan melakukan pameran kreatif pada persidangan Klasis GPM Masohi di Makariki,” ucapnya.

Pasar pagi atau Masohi City Street Food and Art tambah dia, akan membuka ruang seluas luasnya bagi semua kelompok kreatif melalui komunitas kreatif daerah dan Dinas Pariwisata. Untuk itu proses teknis dimulai dengan izin pelaksaan acara, yang diharapkan dapat terealisasi.

“Tentu pelaksaanya nanti kita tetap akan menaati protokol kesehatan,” pungkasnya. (S-36)