PIRU, Siwalimanews – Sebanyak 191 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Formasi 2019 mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), yang berlangsung di Gedung Hatutelu Kota Piru, Sabtu (12/9).

191 orang yang mengikuti SKB tersebut yang dinyatakan lolos pada Seleksi Kompotensi Dasar (SKD), dari jumlah total yang mengikuti SKD sebanyak 2.596 orang  pada tanggal 8-11 Februari 2020.

Peserta yang mengikuti SKB sebanyak 191 orang tersebut mengikuti tersebar di empat lokasi yang berbeda pasca covid-19, sehingga yang mengikuti SKB di SBB sebanyak 137 orang, UPT BKN Ambon 52 orang, Kantor Regional IX BKN Jayapura 1 orang, dan UPT BKN Kendari 1 orang, sehingga jumlah total CPNS SBB yang mengikuti SKB sebanyak 191 orang untuk memperebutkan kuota CPNS SBB sebanyak 137 orang.

137 orang yang mengikuti SKB dibagi dalam dua sesi, dimana sesi pertama sebanyak 70 orang mulai pukul 11.30 WIT dan sesi kedua sebanyak 67 orang mulai pukul 15.00 WIT.

Sekretaris Daerah (Sekda) Mansur Tuharea saat membuka dengan resmi pelaksanaan SKB menjelaskan, melalui sistem seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) ini masyarakat khususnya peserta seleksi dapat mengetahui secara cepat, akuntabel dan transparan semua proses ujian. Atas hal tersebut sehingga pergerakan dari awal pengerjaan sampai dengan nilai hasil ujian dapat langsung diketahui setelah selesai mengikuti ujian.

Baca Juga: Izin Dipermudah, Maluku Masih Minim Investasi

“Saya sangat yakin, pelaksanaan seleksi ini akan melahirkan ASN yang berkualitas serta memenuhi standar minimal kompetensi untuk bekerja di institusi birokrasi yang terus mengha­dapi persoalan yang semakin rumit dan kompleks saat ini,” tegasnya.

Tuharea juga menegaskan, pengadaan CPNS di SBB tahun 2020 ini dilaksanakan berdasarkan keten­-tuan dari Kementerian Pendayagu­naan Aparatur Negara yang mengede­pankan prinsip transparansi, tidak dipungut biaya apapun, karena itu bebas dari delik korupsi,  kolusi, dan nepotisme.

Sekda menghimbau, seluruh masyarakat SBB terlebih khususnya peserta tidak boleh mempercayai oknum-oknum tertentu, baik yang mengatasnamakan pemerintah daerah dan pejabat politik lokal tertentu maupun pihak-pihak lain yang menjanjikan kelulusan menjadi PNS.

Lanjutnya, dalam rangka mewujudkan PNS yang bersih, kompoten, melayani, maka setiap PNS wajib memiliki kompetensi dasar kompetensi bidang yang sesuai dengan tuntutan jabatan.

“Atas nama Bupati Moh. Yasin Payapo selaku pemerintah daerah menyampaikan terimah kasih dan apresiasi kepada Tim CAT BKN Regional Makassar karena telah mempfasilitasi pelaksanaan SKB CPNS Formasi 2019 di SBB secara mandiri. Selain itu juga Bupati dan saya merasa bangga kepada semua peserta yang mengikuti SKB meskipun ditengah wabah pandemi Vovid-19,” ucap Tuharea.

Sekda juga memberikan semangat kepada peserta jangan mengendorkan semangat juang untuk menjadi CPNS di SBB, sebab kalian semua sudah bekerja keras dan telah melewati berbagai tahapan mulai dari  seleksi SKD hingga titik penentuan SKB. Apapun hasil akhirnya nanti harus diterima dengan syukur karena itulah hasil yang diusahakan dan saya optimis semua peserta akan lulus dengan hasil yang baik dan bisa memenuhi kuota CPNS SBB. (S-48)