AMBON, Siwalimanews – Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury mengaku, kasus penyalahgunaan narkoba yang menimpa Willem Wattimena, diharapkan menjadi satu pembelajaran yang berarti bagi anggota DPRD lainnya.

“Saya percaya apa yang dialami rekan kita aWillem, memberi pelajaran bagi semua orang, termasuk anggota DPRD yang lain. Kita belajar dari peristiwa seperti ini, supaya pada waktu-waktu yang akan datang tidak terjadi lagi, dan kita tetap berdoa, agar Willem beserta keluarga tetap kuat menghadapinya,” ucap Wattimury kepada wartawan di ruang kerjannya, Selasa (23/3).

Menurutnya, semua anggota DPRD prihatin dengan masalah yang dialami Willem. Pasalnya, sebelum tersandung masalah ini, Willem dan seluruh anggota serta pegawai bahkan tenaga honor di DPRD telah menjalani tes urine, yang dilakukan oleh BNNP Maluku, dan hasil tes selurunya yang berjumlah kurang lebih 200 orang itu negatif.

“Kita prihatin, dan siapapun anggota DPRD yang ada pada situasi seperti itu pasti ada pada sisi kemanusiaan, dan ini adalah bagian dari sisi kemanusiaan yang dimiliki oleh Pak Willem,” ujar Wattimury.

Wattimury mengaku, berdasarkan informasi yang diperolehnya, proses penahanan terhadap Willem sudah dilaksanakan, bahkan bagian dari proses hukumnya pun sudah berjalan dan DPRD tidak bisa mengintervensi proses hukum tersebut.

Baca Juga: Siahay Resmi Nahkodai DPD Golkar Kota Ambon

“Saya pernah datang ke polresta jenguk pak Willem dan kita berdua bicara banyak terkait dengan peran dia dan mengapa sampai seperti itu, dan dia sudah terbuka, ia pun sampaikan penyesalan atas apa yang terjadi, karena memiliki kaitan dengan lembaga DPRD, keluarga dan seterusnya,” ungkap Wattimury.

Oleh karena itu, DPRD tetap memberikan dukungan penuh kepada  Willem agar  tetap kuat menghadapi masalah yang saat ini sementara dihadapinya.

DPRD Maluku tambah Wattimury, merupakan satu-satunya lembaga wakil rakyat di Indonesia yang sudah melaksanakan kebijakan untuk melakukan pemerikasaan urine terhadap seluruh anggota DPRD, pegawai bahkan tenaga honorer.

“ Ini merupakan informasi langsung dari Kepala BNN RI. Kita keluarkan kebijakan untuks emua tes urine, karena kami sadar betul hal itu sangat penting,’ ucap Wattimury.

Wattimury juga menegaskan, DPRD Maluku tetap mendukung setiap langkah yang  dilakukan BNNP Maluku. DPRD juga akan mendorong agar lembaga lain di Maluku juga harus menjalani tes urine sama seperti yang dilakukan DPRD Maluku. (S-51)