AMBON, Siwalimanews – Warga Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, minta pihak Balai Jalan dan Jembatan selaku pelaksana pembangunan jembatan dua di Desa Suli untuk menambah jembatan darurat.

“Kemarin ada masyarakat yang menyampaikan keresahan terkait pembangunan jembatan dua yang letaknya di antara Desa Suli dan Tulehu yang memang telah meresahkan, sehingga mereka meminta agar ada penambahan jembatan darurat,” ucap anggota DPRD Maluku dapil Malteng, Ruslan Hurasan kepada Siwalimanews di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon, Senin (24/5).

Pasalnya, sejak pihak balai melalui kontraktor membongkar jembatan ini, mereka hanya menyediakan satu jembatan darurat, sehingga terjadi kemacetan yang parah.

Kemacetan ini terjadi, karena volume kendaraan pada arus masuk dan keluar Tulehu begitu tinggi, ditambah lagi dengan kondisi hujan yang begitu lebat menyebabkan kondisi jalan menjadi bermasalah.

“Untuk itu warga minta agar pihak balai maupun kontraktor segera menambah satu lagi jembatan darurat, untuk menghubungkan arus masuk dan keluar,” ujarnya.

Baca Juga: Puluhan Tahun Warga Dusun Fatsinan Hidup Tanpa Listrik

Hurasan berharap, pihak balai kiranya segera merespon permintaan warga ini dengan baik, agar tidak lagi meresahkan masyarakat. (S-50)