AMBON, Siwalimanews – Warga Batu Merah, Ke­camatan Sirimau, Kota Ambon digegerkan de­ngan penemuan seso­sok mayat laki-laki di sebuah gubuk pinggiran pantai Batu Merah, Kamis (28/5) sekitar pukul 14.00 WIT.

Korban tersebut dike­tahui bernama Andi Ars­yad (60). Informasi yang dihimpun Siwalima, pe­ne­muan mayat korban berawal dari salah seorang warga bernama Rahman yang hendak mandi di pantai mencium bau busuk yang berasal dari gubuk milik korban.

Kendati bau busuk sangat menyengat, namun Rahman tidak berani mendatangi gubuk korban.

Karena penasaran Rahman berinisiatif menghubungi Babinsa Tanjung Batu Merah, Sertu Adi Wally untuk mengecek asal bau tersebut. Selanjutnya babinsa bersama warga menuju gubuk korban, dan menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa.

“Setelah dicek didapati sesosok mayat jenis kelamin laki-laki dalam posisi terlentang, selanjutnya babinsa berkoordinasi dengan Babinkamtibmas Desa Batu Merah Brigpol Helmi Sahupala untuk selanjutnya dilaporkan Polsek Sirimau,” kata sumber di Polresta Ambon.

Baca Juga: Tak Gunakan Masker, Pedagang & Warga Ditertibkan

Sekitar pukul 14.20 WIT, Anggota Polsek Sirimau tiba  dan langsung melakukan olah TKP serta memasang police line. Selanjutnya  tim Inavis Polda Maluku tiba untuk evakuasi korban dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dari informasi yang dihimpun, warga sekitar mengaku telah mencium bau busuk sejak Rabu (27/5) malam, hanya saja belum diketahui pasti asal bau busuk tersebut.

Korban diketahui tinggal seorang diri, dan beberapa hari belakangan warga tidak lagi melihat korban melakukan aktifitas, sehingga korban kemungkinan telah meninggal dunia beberapa hari.

Dari pemeriksaan saksi-saksi, termasuk pihak keluarga, korban diduga meninggal akibat riwayat penyakit epilepsi yang diderita. Pihak keluarga juga menolak jenazah korban diotopsi, sehingga pihak kepolisian menyerahkan jenazah ke keluarga untuk dimakamkan di TPU Kebun Cengkeh Ambon.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Muhammad Titan Firmansyah yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, namun dirinya belum mengetahui secara pasti kronologis kejadian.

“Memang benar ada informasi itu, tapi belum dapat  saya kronologisnya pak, tadi saya sudah tanya juga,” jelas  Titan melalui whatsapp. (S-45)