AMBON, Siwalimanews – Anggota DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally mengungkapkan, sejak awal pendemi covid 19 melanda Kota Ambon hingga PSBB transisi saat ini, masih banyak masyarakat yang belum tersentuh bantuan sosial.

Untuk itu, Pemkot diminta untuk terus melakukan pendataan oleh sebab itu  solusi yang dilakukan adalah dinas terkait turun ke setiap desa kelurahan hingga RT dan RW, untuk mendata kembali masyarakat yang belum memperoleh bansos dampak covid.

“Saya yakin pendataan saat ini lebih mudah dari data sebelumnya, karena sudah dipastikan ada informasi yang masuk melalui setiap RT, terkait masyarakat yang belum memperoleh bantuan,” tandas Yusuf Wally.

Menurutnya, kebanyakan masyarakat yang tak mendapatkan bansos maupun BLT ini adalah mereka yang terkena dampak langsung sebab yang dulunya mereka miliki pekerjaan saat ini tidak lagi setelah dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Memang dalam PSBB transisi terdapat kelonggaran untuk tempat usaha mulai beroperasi, namun telah banyak banyak pengangguran, akibat banyak tenaga kerja dirumahkan. Untuk itu pemerintah harus memberikan solusi untuk memudahkan mereka.

Baca Juga: Brimob Maluku Sterilkan Masjid Alim Pattimura

“Sejak Ambon berlakukan PSBB, mereka-mereka ini telah masukan KTP dan KK lewat RT untuk dapatkan bansos maupun BST atau BLT namun, sampai saat ini mereka belum terima bantuan karena alasan nama mereka tidak terdata,” tandas Wally.

Untuk itu, kata Wally perlu ada solusi terbaik, sehingga tidak terjadi ketimpangan dan kecemburuan di kalangan masyarkat, penyebabnya sama-sama merasakan dampak covid, namun ada masyarakat yang memperoleh bantuan dan ada yang hanya sebagai penonton.

“Beberapa lokasi saya kunjungi, masih banyak informasi masyarakat tidak menerima bantuan sekalipun, baik itu bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” tuturnya.

Lebih lanjut Wally mengatakan, banyak karyawan dan tenaga kerja lepas yang terkena imbas akibat PSBB seharusnya mereka ini mendapat bantuan dari pemkot, untuk itu, pemkot perlu melakukan pendataan baru agar nama mereka bisa masuk untuk penerimaan bantuan bulan berikutnya.

“Saya pikir pendataan baru saat ini tidak sulit saat di awal pendataan, karena informasi dilingkungan pasti diketahui RT setempat,” ucapnya. (Mg-5)