AMBON, Siwalimanews – Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menegaskan, relokasi pedagang Pasar Mardika tidak dipungut biaya alias gratis.

Hal ini ditegaskan walikota saat memberikan sambutan membuka ke­giatan peresmian kawasan protokol kesehatan di Ambon yang berlang­sung di Pasar Mardika, Rabu (3/6).

Kata walikota, seluruh pedagang pasar Mardika yang akan direlokasi sesuai dengan undian yang nanti­nya akan diberikan oleh Dinas Perin­dustrian dan Perdagangan (Dispe­rin­dag) Kota Ambon

“Relokasi tidak akan dipungut biaya sama sekali,” tegas Walikota.

Ia meminta agar tidak ada pihak ketiga yang mecoba menagih harga lapak dari pedagang, sebab telah ditang­gulangi langsung oleh Peme­rintah Kota Ambon.

Baca Juga: Tak Terima Direlokasi, Puluhan Pedagang Datangi DPRD

“Seluruh pedagang yang nanti akan kena relokasi, pada saat undian diambil dan pada saat saudara men­dapat tempat baru. Ingat tidak ada satu rupiah pun yang dikeluarkan untuk membayar kios baru yang di­tetapkan pedagang,” kata walikota.

Walikota meminta, pedagang untuk bisa mengetahui hal ini agar tidak ada pihak-pihak ketiga yang memberikan informasi yang salah. “Jangan sampai ada pihak-pihak ketiga yang mem­berikan informasi yang salah, karena seluruhnya itu akan ditangani oleh Pemerintah Kota,” ujarnya.

Hal serupa juga dibenarkan oleh Sekertaris Disperindag Kota Ambon, Janes Apono ketika dimintai ketera­ngan melalui telephone selular.

Dikatakan, Disperindag tidak akan memugut biaya dalam melakukan relokasi bagi pedagang. Hal ini sudah merupakan penegasan dari walikota.

“Jadi memang sesuai dengan yang diungkapkan pak wali tadi, kalau memang sejumlah pedagang yang nantinya akan direlokasi tidak akan dikenai biayanya sama sekali. karena semuanya akan ditangani oleh Pemkot Ambon,” tuturnya.

Kepada Siwalima Apono menu­turkan, beberapa pedagang ternyata kedapatan telah terlanjut membayar kepada pihak ketiga, maka akan diganti oleh Pemkot Ambon. Karena sudah menjadi tugas Disperindag selaku dinas terkait untuk melakukan kerja sama dan memberi penjelasan kepada pihak ketiga dan pedagang.

Ia berjanji ketika melaksanakan pencabutan undian nantinya akan didampingi oleh Satpol PP dan Polri agar tidak terjadi hal yang tidak di­inginkan.

Ia berharap, para peda­gang meng­ikuti mekanisme dan langkah-lang­kah yang akan dibuat diambil oleh Disperindag, guna mengatur jangan sampai ada 1000 orang. (Mg-6)