WAKIL Bupati Seram Bagian Timur, Idris Rumalutur membuka secara resmi Rapat Kerja pertama Majelis Latupati Kabupaten SBT masa bakti 2023-2027, yang berlangsung di Hotel Surya Kota Bula. Rabu (5/7).

Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur Abdul Mukti Keliobas, dalam sambutannya yang dibacakan Rumalutur mengatakan,  perkembangan saat ini berjalan begitu cepat, sehingga adat-adat di daerah ini tergores oleh semua perkembangan baik ketimpangan itu secara sadar maupun tidak sadar.

“Adat-adat kita terhina oleh perkembangan yang luar biasa, karena diera sekarang ini  semua orang bisa dapat mengekspos, atau akan mendapatkan informasi secara global tentang perkembangan itu sendiri. Kita semua sebagai anak negeri, anak daerah adat selalu akan membantu majelis latupati dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk memantapkan Kabupaten Seram Bagian Timur yang lebih baik di masa-masa yang akan datang,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, dengan kehadiran Peraturan Daerah pertama ini maka kita dapat melihat hasil pada tahun-tahun akan datang.

“Atas nama pemerintah daerah, insyaallah saya akan bicara dengan Bupati, apa yang telah tadi diusulkan oleh Ketua Majelis Latupati Kabupaten Seram Bagian Timur. Dan juga ada rekan kita disini Wakil ketua dua DPRD setempat juga mendengar mudah-mudahan kita bisa di tahun 2023,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati dan Uskup Resmikan Gereja Santo Petrus

Sementara itu Ketua Panitia Rapat Kerja, Ahmad Yani Paitaha dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini merupakan program dari majelis latupati Kabupaten Seram Bagian Timur yang dapat diharapkan mampu mempertegas membahas dan menyusun program-program kerja yang akan dilakukan.

Menurut Paitaha, Bupati SBT periode tahun 2023-2027 besar harapan kami untuk mendapat dukung sepenuhnya dari berbagai pihak, adapun kegiatan ini mendapat support dana yang pertama dari Pemda sumbangan rutin dari majelis Bupati se Kabupaten Seram Bagian Timur.

“Tujuan dari pada kegiatan rapat kerja pertama ini merancang, membahas dan merumuskan program kerja majelis atau panitia Kabupaten Seram Bagian Timur selama urusan. Dan  menetapkan serta mengesahkan program kerja majelis latupati periode 2023 – 2027,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata dia, jumlah peserta mengikuti kegiatan rapat kerja musyawarah Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur berjumlah 48 orang.

Ketua Majelis Latupati A.R. Weulartafela menegaskan, melalui kegiatan raker ini akan melahirkan gagasan dan rekomendasi untuk memperjuangkan kepentingan-kepentingan negeri adat dan masyarakat adat yang ada di SBT.

“Dari 49 negeri di Kabupaten SBT, baru 28 negeri yang kepala pemerintahannya definitif se­dangkan 21 kepala pemerintahan masih dijabat oleh pejabat negeri, sehingga lewat kesempatan ini kami minta perhatian serius dari bapak wakil bupati dan pimpinan DPRD agar tersisa 21 kepala pemerintahan ini bisa segera didefenitifkan,” tandasnya.

Hadir dalam rapat kerja yakni, Kapolres Seram Bagian Timur AKBP. Agus Joko Nugroho, Kapolsek Bula Iptu A.R Sambas, Ketua PMD Abdullah Kelilauw, dan para raja-raja serta para tamu undangan. (Mg-1)