AMBON, Siwalimanews – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadli Ie memastikan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari BPOM terhadap sempel makan yang dikonsumsi para siswa dan siswi SMA Siwalima, sebelum melakukan evaluasi terhadap Dinas Pendidikan dan pihak ketiga selaku penyedia catering.

Penegasan ini disampaikan Sadli kepada wartawan di Baileo Oikumene, Senin (21/11) merespon kejadian puluhan siswa SMA siwalima yang mengalami keracunan beberapa waktu lalu.

Menurut Sadli, pasca kejadian keracunan makanan, pihaknya langsung memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Insun Sangadji untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, guna dilakukan langkah-langkah penanganan kepada siswa.

Alhasil, puluhan siswa yang keracunan makanan ini pun, dapat ditangani dengan baik oleh pihak Dinas Kesehatan.

Pemerintah Provinsi Maluku kata Sadli, belum dapat menentukan dengan pasti penyebab dari kejadian keracunan ini, apakah karena makanan atau penyebab lain, sebab masih dalam tahapan pemeriksaan yang dilakukan BPOM Maluku.

Baca Juga: Cindy dan Arif Sumbang Medali Pertama Malteng

“Kita tidak bisa menyimpulkan seperti itu, kemarin saya tugaskan kadis pendidikan untuk langsung ke lapangan, yang penting penanganan terhadap siswa ditangani saat keracunan, Kita tunggu hasilnya, jadi tidak ada apriori dalam memberikan informasi terkait apa penyebab dari keracunan itu,” ucap Sadli.

Menurutnya, jika hasil yang dikeluarkan BPOM, tenyata akibat dari makanan yang dihidangkan pihak ketiga, maka pasti akan dievaluasi, baik terhadap Dinas Pendidikan maupun pihak ketiga selaku penyedia makanan.

“Kita lakukan evaluasi terhadap dinas maupun penyedia makanan, setelah hasilnya benar-benar akurat,” janji Sadli.(S-20)