AMBON, Siwalimanews – Presiden Joko Widodo dipastikan hari ini, Kamis (25/3), bersama rombongan melakukan kunjungan kerja di sejumlah lokasi diantaranya pemberian vaksinasi kepada mas­yarakat di RSUP Leimena dan di rumah raja Hitu Lama Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah.

Sebelum meninjau pemberian vaksin kepada masyarakat di Kota Ambon, Presiden lebih dulu meninjau Pelabuhan Yos Sodarso sekitar pukul 08.40 WIT. Setelah dari Pelabuhan Yos Sudarso, Presiden dan rombongan berkendaraan melanjutkan perjalanan ke RSUP Johanes Leimena pukul 09.40 WIT guna meninjau proses vaksinasi kepada warga Kota Ambon.

‘’Jadi kunjungan pertama ke Pelabuhan Yos Sudarso, dilanjutkan meninjau proses vaksinasi di RSUP Leimena dan terakhir di Negeri Hitu Lama juga meninjau dermaga dan vaksinasi massal di sana,’’ jelas Sekda Maluku, Kasrul Selang ke­pada Siwalima Rabu (24/3).

Selanjutnya rombongan berken­dara melakukan perjalanan ke Negeri Hitu Lama, Kabupaten Maluku Tengah sekitar pukul 10.50 WIT. Presiden juga akan meninjau  Der­maga Huseka’a di Negeri Hitu Lama pada pukul 12.35 WIT.

Usai melakukan kunjungan, rom­bongan kemudian melakukan perja­lanan kembali ke Ambon dan makan siang di Rumah Makan Apong Wayame dan diperkirakan rombo­ngan tiba pukul 14.00 WIT.

Baca Juga: Keliobas: Perombakan Birokrasi Segera Dilakukan

Usai Makan siang, rombongan berkendara menuju Bandara Inter­nasional Pattimura dan melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

Benahi Kota Ambon

Untuk diketahui, menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu, Pemerintah Kota Ambon telah menyiapkan berbagai hal salah satunya benahi lokasi yang akan dilewati presiden.

Sekretaris Kota Ambon, A.G Latu­heru menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para pekerja drainase yang berada di sejumlah jalan protokol untuk membersihkan material-material yang berada di pinggir jalan utama yang dilewati Presiden RI tersebut. “Kita minta mereka untuk bisa geserkan matrial drainase itu dari badan jalan, karena presiden akan kunjungi Kota Ambon,” ungkapnya kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Rabu (24/3).

Latuheru menuturkan, proses pe­ngerjaan drainase sementara ini dila­kukan oleh Pemerintah Provinsi Malu­ku beberapa waktu kedepan akan di­berhentikan, agar tidak mengganggu arus lalu lintas di sejumlah jalan protokol yang akan dilewati Presiden.

“Pekerja saluran tadi (kemarin-red) sudah istirahat yah. Hanya pekerja trotoar saja mereka masih kerja. Material itu sudah diangkat. Seperti di Jalan A M Sangadji, mungkin dijalan lain mereka sudah kasih bersih,” ungkapnya

235 Orang Hari Ini Divaksin

Sebanyak 235 warga Kota Ambon dipersiapkan untuk mengikuti vak­sinasi massal yang diselenggarakan Pemerintah Kota Ambon dan dipan­tau langsung oleh Presiden, Joko Widodo hari ini Kamis (25/3).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy menje­laskan, total warga tersebut diper­siapkan untuk melaksanakan vak­sinasi Covid-19 sudah melakukan tahap skrining yang kemudian di­ikuti dengan rapid test antigen di kantor dinkes.

“Semua yang akan mengikuti vaksinasi, harus menjalani tes rapid antigen dulu. Mengapa kita beri 235, supaya kalau ada yang hasil reaktif maka jumlahnya masih tetap tidak dibawa 200,” ungkapnya, kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Rabu (24/3).

Pelupessy mengaku, akan ada beberapa orang yang dikhususkan untuk melaksanakan vaksinasi di depan Presiden Joko Widodo hari ini. Mereka itu, katanya tidak melakukan rapid antigen namun langsung melakukan swab test.

“Mereka yang berada pada ring satu, atau berhadapan langsung dengan presiden, tidak dirapid antigen, melainkan harus melakukan tes Swab  PCR,” katanya.

235 warga yang akan divaksinasi hari ini merupakan keterwakilan dari komponen masyarakat, yang ter­masuk dengan para pedagang juga.

“Jadi ada pedagang, warga lanjut usia (lansia), tokoh agama, supir angkot, pelayan publik, atlit dan calon jemaah haji lansia. Pokoknya mereka semua 235 orang,” jelasnya.

Ditambahkan Pelupessy, kalau­pun ada yang tidak kebagian vaksin dalam proses tinjauan presiden, maka akan dialihkan ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) terdekat.

“Kalaupun ada, maka akan dialih­kan ke Puskesmas Poka, Kecamatan Teluk Ambon. Karena pada saat itu, Puskesmas Poka juga sedang mela­kukan vaksinasi massal,” pungkas Pelupessy. (S-39/S-52)