BULA, Siwalimanews – Tiga hari masyarakat Negeri Administratif Nayet, Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) hidup dalam kegelapan tanpa penerangan listrik.

Pihak PLN Cabang Laimu, Kecamatan Teluti Baru, Kabupaten Maluku Tengah, tidak memiliki upaya untuk melakukan perbaikan jaringan listrik di desa tersebut.

Salah satu warga Negeri Administratif Nayet, Husain Kaplale miminta kepada kepada pihak PLN Laimu, segera bertindak cepat.

Pasalnya, Sudah memasuki hari ke empat ini, listrik di negeri kami pemadaman total karena ada kabel yang belum diperbaiki.

“Saya harap adanya upaya dari pihak PLN Laimu, untuk memperbaiki kabel yang saat ini mengakibatkan pemadaman total sejak hari kamis kemarin,” jelas Kaplale kepada Siwalima di Bula, Senin (29/3).

Baca Juga: Wattimury Harap Kebun Jemaat Tingkatkan Ekonomi Umat

Mengenai pendaman tersebut, Kaplale mengaku sudah mencoba melakukan koordinasi dengan pihak PLN Laimu, akan tetapi pihak PLN Laimu tidak merespon.

“Saya sudah upaya untuk konfirmasi mengenai pemadaman di desa Nayet, namun Kepala PLN tidak mau angkat telepon saya,” jelasnya.

Dijelaskan, pemadaman selama tiga hari tersebut bermula dari warga Desa Nayet berbondong-bondong menumbangkan pohon yang jaraknya tidak jauh dari perkampungan warga.

Akibatnya pohon yang dirubuhkan warga mengenai kabel listrik milik PT PLN sehingga pemadaman tidak dapat terhindarkan.

“Mereka rubuh pohon karena sudah kering dan pohon itu jaraknya tidak jauh dari rumah warga yang membuat kabel putus, namun pihak PLN padamkan listrik ke jalur negeri Nayet,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala PLN Laimu yang dikonfirmasi Siwalima melalui telepon seluler, tidak memberikan respon.(S-47)