AMBON, Siwalimanews – Nasib naas menimpa warga Ben­teng Aksioma Robert Imanuel yang menjadi korban tabrak lari oleh truck air.

Kejadian yang terjadi di ruas Jalan Farmasi Atas, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Kamis (27/10) malam, membuat nyawa korban tak terselamatkan.

Mirisnya, bukannya bertang­gung jawab pengemudi truk malah kabur pasca kejadian.

Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Moyo Utomo kepada war­tawan, Jumat (28/10)  menjelaskan, kejadian bermula ketika korban di bonceng rekannya Orlando Louis menggunakan sepeda Motor Yupiter Z warna hitam dengan Nomor polisi DE 2625 LB. Saat itu rekan korban mejemput korban di Dusun Kezia tujuan kembali ke rumah korban dikawasan Benteng.

Dalam perjalanan tepatnya di TKP, rekan korban merasa seperti angin kencang yang mengikuti mereka dari arah bekakang.

Baca Juga: Kejati Jangan Lindungi Tersangka RS Haulussy

Penasaran, rekan korban menoleh kebelakang dan melihat truk warna hijau merk Hino bernomor polisi DE 8323 MU dengan kecepatan tinggi diduga mengalami rem blong lang­sung menabrak bagian belakang sepeda motor.

“Dalam perjalanan tepat di turu­nan Farmasi atas, saksi merasakan seperti ada angin besar dari arah belakang kendaraannya, saksi penasaran kemudian melihat ke arah belakang ternyata sebuah mobil tangki air meluncur dengan cepat ke arah saksi dan korban seketika itu juga mobil tersebut langsung menabrak bagian belakang sepeda motor yang membuat saksi serta korban langsung terjatuh, dimana saksi melihat korban  terpental jatuh dan langsung meninggal ditempat,” ujar Moyo.

Setelah tabrakan terjadi, kernet mobil truk Richard Takaria (47) melompat dari truk untuk melihat kondisi kedua korban. Namun kernet truk malah ditinggal sopir truk yang kabur meninggalkan TKP dengan meninggalkan truk tersebut.

Dari pengakuan kernet truk, diri­nya tidak mengenal akrab penge­mudi truk, Ia hanya mengetahui nama sopir yakni Ino, namun nama leng­kap serta tempat tinggal dirinya tak tahu.

“Dari keterangan kernet truk, kece­lakaan terjadi setelah mereka mengantar air ke rumah konsumen, di TKP saksi mengatakan mobil dalam keadaan laju yang kemung­kinan mengalami rem blong, karena sopir panik serta tidak dapat me­nguasai mobil seketika itu juga mobil tersebut langsung menabrak pe­ngendara dan boncengannya,” ujarnya.

Alikibat tabrakan tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala sebelah kanan, hidung menge­luarkan darah bagian rusuk kanan dan pinggul kanan luka lecet dan memar, kaki kanan dan kiri mengalami luka lecet dan memar dan meninggal di tempat. Sementara rekannya, mengalami luka lecet pada kaki kanan. (S-10)