BULA, Siwalimanews – Penantian masyarakat di tiga desa dan dua dusun di Kecamatan Kil­mury sejak puluhan tahun belum menikmati listrik akhirnya tercapai.

Kini aliran listrik milik PLN sudah menerangi Desa Gunak, Desa Ainena, Desa Urun, Dusun Ampera dan dusun Batu Magar.

Manager Unit Layanan Pelanggan Bula, Risdam Ridwan yang dikon­firmasi Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (15/11) membenarkan hal tersebut.

“Tahun depan kita rencana peres­mian untuk Desa Kilmury itu sendiri dan saat ini, tidak ada halangan, lancarkan katong punya kegiatan kasi menyalakan PLN Kilmury,” jelasnya.

Ia mengaku keterlambatan pe­nyam­bungan listrik di wilayah Kilmury karena akses jalan se­mentara jaringan sudah dibangun sejak 2019 lalu.

Baca Juga: Pemprov Maluku Siap Teken NPHD Pilkada

“Untuk sampai ke Desa Kamar, harus berjalan kaki empat sampai lima hari. Sedangkan menuju Desa Kilmury menggunakan longboat mengecek kondisi lapangan,” te­rangnya.

Ia mengaku untuk Desa Kilmury sendiri, PLN masih menunggu dokumen daya dari pemerintah.

“Mereka masih pengurusan ber­kas-berkas dokumen daya SLO baru bisa diserahkan ke pihak PLN untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat kalau berkas­nya sudah siap pihaknya akan menyalahkan listrik di Desa Kilmury sampai Kilbon.

PLN, lanjutnya meminta kepada masyarakat untuk menjaga fasilitas yang sudah dibangun.

“Harapan besar masyarakat bisa membantu kami menjaga bersama- sama aset PLN yang sudah di ba­ngun maupun sudah masuk. Artinya bisa juga ada partisipasi masyara­kat,” ujarnya.

Misalkan ada tanaman masyarakat ada di sekitar jaringan listrik, mungkin dari pihak PLN bisa memangkasnya demi kepentingan bersama. “PLN tetap berkomitmen untuk kasih menyala sampai ke pelosok negeri, pungkasnya.

Ditambahkan, untuk Desa Selor ke sampai ke arah Werinama mung­kin tahun depan diselesaikan karena jaringan rusak parah.

“Banyak juga tiang-tiang yang sudah hilang, kabel-kabel yang mungkin masyarakat sudah terpo­tong, Perbaikan mungkin agak berat. Target berikutnya kita mau kasih menyala Desa Kilmury dan Kilbon,” ujarnya. (S-27)