DOBO, Siwalimanews – Guna menekan inflasi, Pemkab Kepulauan Aru melalui Dinas Disperindag setempat gelar pasar murah menjelang Idul Fitri, yang berlangsung Kamis (4/4)  di Lapangan Yos Sudarso.

Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga dalam sambutannya mengatakan, inflasi di suatu daerah sangat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, pada umumnya faktor permintaan kebutuhan masyarakat yang meningkat.

“Sudah lazim dan sesuai hukum ekonomi, jika menjelang hari-hari besar keagamaan, baik idul fitri maupun natal, sering terjadi lonjakan harga yang sangat mempengaruhi daya beli dari masyarakat,” ungkapnya.

Menyikapi kondisi tersebut, maka Pemda melalui Disperindag Aru melakukan pasar murah menjelang hari Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024.

“Saya memberikan apresiasi kepada Kadis Perindag bersama jajarannya yang memfasilitasi program dan kegiatan operasi khusus pasar murah, yang berlangsung mulai tanggal 4 sampai dengan 6 April 2024 di lapangan Yos Sudarso Dobo,” ujar Gonga.

Baca Juga: Miliki Potensi, HL Dorong Hilirisasi Sektor Perikanan

Menurutnya, hal ini merupakan rangkaian kegiatan Pemkab Aru menjelang Hari Raya Idul Fitri di tahun ini, yang diikuti oleh para distributor dan pengguna tol laut dengan subsidi 10 persen untuk barang kebutuhan pokok.

Dikatakan, kegiatan ini dilaksanakan ditengah konteks resesi ekonomi global yang sangat berdampak pada perekonomian di indonesia dan tentunya berpengaruh ke semua wilayah termasuk kita.

Namun, melalui kegiatan ini, dirinya berharap kita mau berbagi hidup dengan sesama kita khususnya saudara-saudaraku umat muslim yang akan merayakan hari raya idul fitri 1 syawal 1445 hijriah tahun 2024.

“Pasar murah dalam rangka perayaan idul fitri ini, hendaklah dijadikan sebagai media komunikasi, transaksi dan interaksi yang harmonis dalam rasa kebersamaan dan sepenanggungan “Orang Basudara” di Bumi Jargaria Sarkwarisa.

Sebab dengan kebersamaan dalam tali persaudaraan tersebut, tambah Gonga, akan memberikan kontribusi besar bagi penyelenggaraan pelayanan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru tercinta.

Selain itu, pemerintah daerah sangat mengharapkan agar kegiatan seperti ini bukan hanya selebrasi sosial belaka yang hanya mengimplementasikan program dan kegiatan tahunan pemerintah saja.

Tetapi nilai yang lebih diutamakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah nilai berbagi kepada sesama yang membutuhkan, dan juga sebagai media mencari pahala dan kebajikan di bulan yang suci ini.

“Mari kita berbagi kasih dan menebar kedamaian dalam pelayanan kepada masyarakat yang pada gilirannya dapat membantu ekonomi masyarakat banyak,” ajak Bupati.

“Terkait keterlibatan para distributor demi suksesnya pelaksanaan pasar murah ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus. Besar harapan kami semoga penyelenggaraan pasar murah dari

Disperindag ini, akan mengurangi beban masyarakat menjelang hari raya idul fitri tahun 2024,” pungkas Gonga. (S-11)