AMBON, Siwalimanews – Walikota Ambon Richard Louhenapessy akhirnya menjawab suara hati dari 189 orang calon pegawai negari sipil (CPNS) yang selama ini terabaikan, setelah dituding lebih sering jalan-jalan dan tak menghiraukan aktivasi 189 CPNS.

Walikota mengaku proses penyerahan SK PNS telah dilaksanakan tinggal disahkan untuk langsung melaksanakan tugasnya.

“Sudah, bukan soal SK saya, besok sudah terima otomatis kami gantian, itu dampak dari pada walikota sering jalan-jalan,” ujar walikota singkat.

Rajin ke Luar Daerah

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Hingga kini 189 CPNS yang telah dinyatakan lolos tes tahun 2019 lalu tidak juga diaktif­kan dalam pemerintahan karena Walikota Ambon Richard Louhenapessy rajin keluar daerah.

Baca Juga: PHK Sepihak, Puluhan Karyawan Natsepa Hotel Datangi DPRD

Padahal janji Pemkot Ambon CPNS tersebut diaktifkan pada bulan Maret 2021 namun hingga kini nasib mereka terkatung-katung.

“Jadi begini menyangkut 189 orang CPNS seperti yang saya jelaskan kemarin dalam beberapa pekan ini kan, pak wali lagi urusan dinas dalam rangka pembangunan kota. Kemarin saya bicara paling tidak minggu pertama kita panggil, tapi minggu pertama bulan Maret kan pak wali lagi tugas dinas dan sampai sekarang belum kembali,” ungkap Kepala Badan Kegawaian dan Sumber daya Manusia Kota Ambon Benny Selanno kepada wartawan di ruang kerjanya.

Selanno mengaku dalam waktu dekat pihaknya segera melakukan penyerahan surat keterangan penugasan kepada 189 CPNS yang lolos, disertakan dengan penugasannya selaku pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon.

“Setelah beliau kembali, kita sudah panggil 189 orang untuk penyerahan SK CPNS secara resmi, dan setelah saat itu mereka mulai bertugas sebagai pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Ambon,” tandasnya.

Ketika disinggung terkait dengan jumlah pasti CPNS yang lolos, dirinya mengungkapkan yang sebelumnya diungkapkan 198 salah jumlah yang benar adalah 189 orang CPNS. “Itu cuman kesalahan kecil itu, jumlah yang benar itu 189 orang,” pungkas Selanno. (S-52)