AMBON, Siwalimanews – Mantan Ketua Asprov PSSI Maluku, Dirk Soplanit masuk dalam 36 nama daftar calon sementara (DCS) ko­mite eksekutif PSSI periode 2023-2027. Sementara Ketua Asprov PSSI Maluku saat ini Sofyan Lestaluhu dinyatakan tidak lolos.

Lestaluhu dinyatakan tidak lolos bersama dengan 27 nama lainnya, di­karenakan berdasarkan hasil verifikasi, Lestaluhu dinilai belum memenuhi persyaratan dokumen sebagaimana yang diatur dalam statuta PSSI tahun 2019.

Lolosnya Soplanit dalam DCS komite eksekutif PSSI Periode 2023-2027 ini ter­utang dalam Surat Ke­putusan PSSI Nomor: 001/KP-PSSI/I/2023 tentang Pengumuman Daftar Calon Sementara Calon Ke­tua Umum, Calon Ketua Umum dan Calon Anggota Komite Ekse­kutif PSSI Periode 2023-2027 yang ditandatangani oleh Ketua Komite Pemilihan PSSI Amir Burhanudin, dan Sekretaris Komite Pemilihan Sudarmaji serta 5 anggota Komite Pemilihan masing-masing, Surato Ismu Puruhito, M Armisyam Latu­consina, Aulia Arief, dan Paskah Anawarta Sembiring dan Aditya Putra Yando

“Kita umumkan DCS dengan memilih lokasi di Stdion Utama Gelora Bung Karno sebagai momentum untuk mengingatkan dan memberi inspirasi bagi para kandidat, dan kita semua bahwa GBK ini dibangun oleh pendiri bangsa dengan tujuan menunjukkan ke dunia, bahwa Indonesia negara besar yang layak dan mampu menggelar perhelatan olahraga berskala dunia,” ujar Ketua Komite Pemilihan Amir Burhanuddin saat mengumumkan DCS Komite Eksekutif PSSI periode 2023-2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Selasa (31/1), seperti yang dikutip dari website PSSI, www.pssi.org.

Burhanudin berharap, para kandidat kiranya menjadikan momentum pengumuman DCS ini dapat memberikan semangat nasionalisme yang tinggi, serta menjadikan PSSI sebagai ladang pengabdian untuk membesarkan serta memajukan sepakbola Indonesia.

Baca Juga: DPRD Minta Walikota Segera Rombak Birokrasi

“Seperti semangat para founding father kita membangun GBK sebagai alat perjuangan untuk meraih prestasi dan membanggakan Indonesia,” ujarnya.

Burhanudin mengaku, hari ini Komite Pemilihan menjalankan tahapan mengumumkan DCS Komite Eksekutif PSSI periode 2023-2027 sebelum mengumumkan DCS, komite pemilihan melakukan verifikasi dokumen, termasuk menerima hasil verifikasi integritas para bakal calon dari komite disiplin PSSI sejak tanggal 25-30 Januari lalu.

“Dalam verifikasi dokumen para bakal calon, kita di internal komite terjadi dinamika yang sangat hebat. Dinamika ini, terkait ketelitian dan pemahaman tentang dokumen persyaratan yang harus sesuai dengan statuta federasi. Perbedaan pendapat para anggota komite acapkali terjadi, bahkan beberapa kesempatan berujung deadlock. Namun, setelah dilakukan penajaman dan pendalaman dokumen yang diperdebatkan, akhirnya komite pemilihan dapat menuntaskan tahapan verifikasi ini dengan baik,” ungkapnya.

Dalam DCS yang diumumkan hari ini, kata Burhanudin, diumumkan untuk kategori calon yang lolos memenuhi syarat meliputi: 5 calon ketua umum,16 calon wakil ketua umum 53 calon anggota komite eksekutif

“Untuk kategori calon yang tidak lolos tapi dapat mengajukan banding yakni, untuk calon ketua umum nihil, begitupun calon wakil ketua umum, sementara untuk calon anggota komite eksekutif terdapat 2 nama yang tidak lolos, tapi dapat mengajukan banding yakni saudara Bima Sinung Widagdo dan saudara Mirza Rinaldy Hippy, keduanya dinilai belum memenuhi syarat dokumen yang diatur dalam Pasal 38 ayat 4 statuta PSSI tahun 2019, terkait persyaratan dokumen aktivitas 5 tahun di sepakbola dianggap belum memenuhi. Terhadap keputusan tersebut yang bersangkutan dapat mengajukan banding,” tuturnya .

Sementara dalam kategori calon yang tidak lolos dan tidak dapat mengajukan banding, untuk calon ketua umum nihil, calon wakil ketua umum terdapat 5 nama yang tidak lolos dan tidak dapat banding yakni, Azrul Ananda, Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, Achsanul Qosasih dan Iwan Budianto.

“Dari hasil verifikasi yang bersangkutan dinilai tidak memenuhi persyaratan dokumen yang diatur dalam Statuta PSSI 2019,” urainya.

Sementara untuk calon komite eksekutif yang tidak lolos dan tidak dapat mengajukan banding berjumlah 27 calon. Dari hasil verifikasi yang bersangkutan tidak dapat memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen yang sesuai dengan Statuta PSSI 2019.

Setelah pengumuman DCS, , akan diserahkan Surat Keputusan Komite Pemilihan tentang Pengumuman Daftar Calon Sementara Komite Eksekutif PSSI Periode 2023-2027 kepada Komite Banding Pemilihan untuk memberikan kesempatan kepada para kandidat mengajukan proses banding.

Tahapan penyampaian permohonan dan berkas banding akan dibuka pada 1-3 Februari 2023, selanjutnya pengumuman DCT Komite Eksekutif PSSI akan diumumkan pada 6 Februari 2023.

“Semoga semua tahapan ini berjalan dinamis dan lancar. Harapannya semakin banyak kandidat yang lolos semakin kompetitif dan berkualitas jalannya Kongres Luar Biasa pemilihan yang akan digelar pada 16 Februari 2023 mendatang,” pungkasnya.(S-06)